Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjir Rob Kian Parah di Sejumlah Wilayah di Kota Banjarmasin

Riyad Dafhi Rizki • Rabu, 20 November 2024 | 09:33 WIB

CALAP: Kondisi jalan di kawasan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, yang tergenang pada Senin (18/11) malam.
CALAP: Kondisi jalan di kawasan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, yang tergenang pada Senin (18/11) malam.
BANJARMASIN – Banjir rob kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin. Hujan deras yang rutin mengguyur pada sore hari turut memperparah kondisi, membuat sungai meluap.

Wilayah terdampak paling parah berada di Jalan Zafri Zamzam dan Jalan Cendrawasih, Banjarmasin Barat.

Senin (18/11) malam, kedalaman air di beberapa titik mencapai lutut orang dewasa.

Kondisi ini membuat banyak pengendara sepeda motor terpaksa menuntun kendaraan mereka yang mogok akibat terendam air.

Danil (25), warga Jalan Zafri Zamzam, menyatakan banjir kali ini lebih parah dibanding beberapa hari sebelumnya.

“Ini lebih dalam dari kemarin, mungkin karena hujan deras tadi. Biasanya kompleks di depan rumah saya tidak terendam, tapi malam ini air sampai ke sana,” ujar Danil yang sehari-hari mengelola toko kelontong.

Menurutnya, banjir musiman ini semakin memburuk dari tahun ke tahun.

“Sejak saya kecil, air pasang tiap tahun semakin tinggi. Kalau dibandingkan 10 tahun lalu, kedalamannya jauh lebih parah sekarang,” katanya.

Meski banjir ini sudah dianggap lumrah, Danil berharap pemerintah kota memberikan perhatian lebih untuk mengatasinya.

“Pengerukan sungai memang sudah dilakukan di beberapa tempat, tapi kalau bisa sungai di belakang rumah saya ini juga dikeruk. Selain itu, perlu ada sosialisasi agar warga tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Andy Putra menjelaskan pasang air laut pada awal pekan tadi mencapai 3 meter. Sehari sebelumnya setinggi 2,7 meter.

“Wilayah yang terdampak rob meliputi Banjarmasin Barat, Banjarmasin Utara, dan Banjarmasin Selatan. Ini memang area langganan banjir,” jelas Andy.

Berdasarkan prakiraan tabel ketinggian pasang air rob, puncak banjir akan berlangsung hingga 20 November 2024, sebelum mulai menurun perlahan mendekati akhir bulan.

Andy mengimbau warga di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait risiko korsleting.

“Pastikan stop kontak dan alat elektronik diletakkan di tempat yang aman dan lebih tinggi untuk mencegah bahaya,” tutup Andy.

Editor : Arief
#Banjir #banjarmasin #genangan