Kegiatan peduli pesisir ini difasilitasi oleh NPLCT Arutmin dan didampingi oleh komunitas pencinta terumbu karang dari Kampung Nelayan.
Acara dimulai dengan pemaparan mengenai pentingnya terumbu karang yang ada di laut, serta edukasi mengenai cara transplantasi terumbu karang, mulai dari penyiapan bibit hingga pengikatannya sebelum dibawa ke laut.
Baca Juga: Tiga Pelaku Sabu Diringkus Satresnarkoba Polres Tapin, Dua Di Antaranya Warga Kabupaten Banjar
Kepala Ditpolairud Polda Kalsel, KBP Andi Adnan Syafrudin, menjelaskan bahwa transplantasi terumbu karang dilakukan serentak oleh Polairud di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan perairan di Indonesia, khususnya di Kotabaru, Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Andi menekankan pentingnya terumbu karang, yang berfungsi sebagai tempat berkembang biak bagi ikan dan mendukung perekonomian nelayan yang bergantung pada hasil laut.
Baca Juga: Jangan Sampai Jadi Korban, Ini Ciri-Ciri Ruqyah Menyimpang Menurut ARSYI Kalsel
“Kami memilih Kotabaru karena wilayah ini sangat representatif dengan garis pantai yang memanjang dan didukung oleh laut yang kaya,” tambahnya.
Ia berharap langkah ini ke depan dapat dikembangkan sebagai objek wisata dengan biaya yang efektif.
“Ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya yang berkelanjutan,” harapnya.
Baca Juga: Buka Posko pengaduan Korban Pelecehan Berkedok Ruqyah, LBH Borneo Nusantara: Anda Tidak Sendirian
Hamdani, salah satu dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan ULM, menambahkan bahwa terumbu karang memiliki peran penting sebagai biota laut.
“Selain sebagai habitat, terumbu karang juga berfungsi sebagai pemecah ombak. Kegiatan ini juga merupakan kampanye untuk masyarakat pesisir agar lebih peduli terhadap terumbu karang dan mengingatkan bahwa menggunakan terumbu karang sebagai material bangunan merupakan pelanggaran hukum,” ungkapnya.
Salah satu warga Desa Sarang Tiung, Oyong, menyatakan kegembiraannya terhadap kegiatan ini.
Baca Juga: Sebaiknya Hindari Jalan Veteran Banjarmasin, Bakal Buka Tutup Selama 7 Bulan
“Alhamdulillah, saya mendapatkan penjelasan tentang pentingnya menjaga terumbu karang. Insya Allah, ini akan saya sampaikan kepada kawan-kawan nelayan,” tutupnya.
Turut hadir dalam acara ini Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, Wakapolres Kotabaru Kompol Agus Rusdi Sunandar, Captain Purwanto (Pimpinan PT Arutmin Indonesia NPLCT), dan beberapa perwira Polres Kotabaru.
Editor : M. Ramli Arisno