Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sebaiknya Hindari Jalan Veteran Banjarmasin, Bakal Buka Tutup Selama 7 Bulan

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 19 November 2024 | 09:26 WIB
PADAT: Pertigaan Jalan Veteran dan Jalan Simpang Ulin dipotret Senin (18/11) sore.
PADAT: Pertigaan Jalan Veteran dan Jalan Simpang Ulin dipotret Senin (18/11) sore.

BANJARMASIN - Proyek tahap I peningkatan kapasitas Sungai Veteran di Banjarmasin Tengah dimulai. Selama pekerjaan berlangsung, Jalan Veteran akan menerapkan sistem buka tutup selama tujuh bulan.

Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi, sejumlah alat berat dan tumpukan material telah berada di lokasi.

Mengingat akan ada pemancangan siring sungai, kepolisian akan merekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Veteran. Dari pertigaan Sangga Lima sampai pertigaan kelenteng.

Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra melalui Kanit Kamsel Iptu Sunaryanto mengatakan, rekayasa tersebut efektif dimulai sejak Kamis (21/11).

Didahului simulasi selama dua hari, hari ini dan besok.

"Ini sudah melalui kajian bersama antara kepolisian, Dinas Perhubungan, dan kontraktor. Mengingat proyek ini memakan badan jalan selebar 2,5 meter," kata Sunaryanto, Senin (18/11) sore.

"Nanti akan direkayasa sesuai situasi di lapangan," tambahnya.

Kawasan Veteran kerap padat, bahkan macet, pada pagi dan sore hari. Mengingat di sana berdiri banyak sekolah.

"Potensi kepadatan terjadi pada jam-jam anak berangkat sekolah dan orang dewasa pergi bekerja," terangnya.

Selain sistem buka tutup, tak menutup kemungkinan akan diterapkan jalan satu arah.

"Konsep pertama adalah sistem buka tutup. Pengguna jalan akan masuk secara bergantian. Jadi sekitar 50 meter dari sekat proyek akan dijaga petugas. Di pertigaan Sungai Bilu-Pasar Kuripan dan pertigaan Kampung Gadang. Karena tidak mungkin bisa berlawanan arus," katanya.

"Kalau memang situasinya tidak memungkinkan, akan dilakukan satu jalur saja menyesuaikan arah yang terjadinya kepadatan, jadi nanti yang datang berlawanan akan dialihkan," sambungnya.

Sunaryanto pun berharap masyarakat bisa memaklumi. "Jika memungkinkan, sebaiknya pilih rute lain," imbaunya.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Jalan Dishub Banjarmasin, Taufikurahman mengatakan kajian awal merekomendasikan sistem buka tutup.

"Kita lihat nanti di lapangan. Kami pasti akan support personel untuk membantu Satlantas," tambahnya.

Sementara itu, Project HSE Manager, Erick Chandra Winata mengatakan peningkatan kapasitas Sungai Veteran tahap I ini akan memakan waktu dua tahun.

Ada tiga titik rumah pompa yang akan dibangun, yakni di kelenteng, Sungai Bilu, dan Sungai Gardu. Tujuannya untuk mengendalikan ancaman banjir.

"Proyek ini sepanjang 900 meter dari Jembatan Simpang Ulin sampai jembatan dekat Taher Square. Bersinggungan dengan jalan karena ada pemancangan siring," jelasnya.

Di area proyek akan dioperasikan tiga alat besar, seperti crane kapasitas 60 ton dan excavator. Agar tak mengganggu proyek, maka area itu akan dipagari sehingga menyempitkan Jalan Veteran.

"Kita memerlukan pemagaran untuk area zona aman mengoperasikan alat berat. Makanya kami meminta bantuan Satlantas dan Dishub," tandas Erick.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Lalu Lintas #proyek #jalan #banjarmasin