PELAIHARI - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanah Laut, Rudi Ismanto mengungkapkan realisasi pendapatan daerah 2024.
Menurutnya hingga 11 November kemarin, realisasi pendapatan daerah telah melampaui target yang ditetapkan yakni Rp2,1 triliun.
“Pendapatan daerah kita telah mencapai Rp2,25 triliun dari target Rp2,1 triliun atau 105,88 persen,” ungkapnya, Rabu (13/11/2024).
Diungkapkannya, angka tersebut masih bisa meningkat, mengingat masih ada waktu kurang lebih 1,5 bulan hingga tutup buku.
Selanjutnya, Rudi membeberkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024. Angkanya mencapai 92,85 persen atau sebesar Rp199,2 dari target Rp214,6 miliar.
Pihaknya optimis target PAD itu bisa tercapai, karena masih ada waktu untuk mengejarnya.
“PAD terbesar kita masih dari sektor retribusi daerah. Realisasinya sebesar Rp76,5 miliar dari target Rp85 miliar,” sebut Rudi.
Dikatakannya, secara umum PAD Tala juga masih bergantung dengan dana transfer pusat seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).
Pihaknya berharap pendapatan sektor retribusi bisa didongkrak, sehingga PAD mampu meningkat secara signifikan.
Terutama retribusi persampahan.
Editor : Eddy Hardiyanto