Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Akses Banjang-Pulau Damar Bisa Diakses Darat Tidak Perlu Mutar Balangan Lagi

M Akbar Radar Banjarmasin • Selasa, 12 November 2024 | 18:10 WIB
INFRASTRUKTUR: Akses dari Kecamatan Banjang menuju Pulau Nyiur, kini bisa diakses via jalur darat, meski jalan belum di aspal. (Foto: Istimewa untuk Radar Banjarmasin)
INFRASTRUKTUR: Akses dari Kecamatan Banjang menuju Pulau Nyiur, kini bisa diakses via jalur darat, meski jalan belum di aspal. (Foto: Istimewa untuk Radar Banjarmasin)

AMUNTAI - Masyakarat Desa Pulau Damar dan Pawalutan di Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, tidak perlu lagi mutar jalan cukup jauh ke Kabupaten Balangan untuk sampai ke kabupaten induk.

Sebab proyek peninggiang dan pengerasan jalan Banjang-Pulau Nyiur oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, sudah dapat ditembus via jalur darat, meski belum mendapatkan pengaspalan.

Plt Camat Banjang Ahmad Ma'arifatullah, mengatakan, akses jalan saat ini bisa ditembus kendaraan roda dua dan roda empat milik warga di Desa Pulau Nyiur, Palau Damar dan Pawalutan.

“Sejak ada jalan masyarakat di tiga desa ini tidak lagi harus memutar lewat Kabupaten Balangan untuk sampai ke kecamatan induk maupun ibu kota kabupaten,” ujar Ma'arif sapaan akrabnya, via telepon, Selasa (12/11/2024).

Peninggian jalan dan pelebaran badan jalan ini mulai di kerjakan pada Maret 2024 lalu.

Proyek ini merupakan program peningkatan akses jalan yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Provinsi Kalsel.

“Sebelum adanya jalan ini. Akses sangat sulit sebab jalan terendam di saat musim hujan dan hanya bisa dilalui kendaraan berpenggerak khusus,” ujarnya.

Sementara itu, Nawir warga Banjang menyampaikan, akses jalan ini sudah cukup baik dibandingkan jalan sebelumnya yang begitu sulit dilalui.

“Jika hujan akses jalan terendam dan berlumpur dulunya banyak warga memilih jalan Kabupaten Balangan untuk ke Kabupaten HSU,” ungkapnya.

Meski begitu diharapkan ada langkah berikutnya berupa pengaspalan jalan dan pembuatan box curvel atau jembatan permanen pada sungai kecil yang membelah jalan ini.

“Saat ini masih ada jembatan darurat seperti batang nyiur (kelapa).

Harapan kami bisa jembatan permanen apabila ada perhatian pada jalan ini,” sampainya.

Editor : Arif Subekti
#kalimantan selatan #HSU #pulau #Akses Jalan #jalur darat