Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Marak Pencurian Karet, Warga Desa Balida Balangan Sempat Bikin Sayembara Berhadiah Jutaan Rupiah

M Dirga • Minggu, 3 November 2024 | 14:11 WIB

SAYEMBARA: Papan sayembara penangkapan maling karet yang dibikin oleh warga Desa Balida. (Sahridin untuk Radar Banjarmasin)
SAYEMBARA: Papan sayembara penangkapan maling karet yang dibikin oleh warga Desa Balida. (Sahridin untuk Radar Banjarmasin)
PARINGIN - Maraknya kasus pencurian karet di Desa Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, memicu kemarahan warga.

Kasus ini bukan terjadi sekali dua, namun sudah sering dan sangat meresahkan.

Masyarakat yang geram mengupayakan berbagai cara menangkap pelaku. Mereka bahkan sempat menginisiasi sayembara berhadiah, pada Jumat (1/11/2024) tadi. 

Namun belakangan, langkah ini akhirnya dibatalkan oleh pemerintah desa.

“Aksi pencurian karet yang terjadi di desa kami dan sekitarnya sangat meresahkan warga. Sayembara ini memang viral, tetapi kami memutuskan untuk membatalkannya demi menjaga ketertiban," ujar Kepala Desa Balida, Sahridin. 

Lebih lanjut, Sahridin mengungkapkan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan warga untuk memperhalus tulisan di spanduk tersebut. "Tentunya agar lebih sopan dan tidak menimbulkan keresahan," tambahnya.

Sahridin melanjutkan, perangkat desa bersama aparat hukum akan melakukan patroli gabungan ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan pencurian.

Ia menjelaskan, akses jalan yang banyak terdapat di kebun-kebun warga cukup memudahkan para pencuri untuk melarikan diri.

"Terutama melalui jalan hauling yang digunakan oleh perusahaan batu bara di sekitar area tersebut," ungkap Sahridin.

PemBaca Juga: Pencuri Mobil di Acara Wisuda ULM Berhasil Dibekuk Polisi, Ini Modus Pelaku

Dia juga mengimbau pemilik kebun karet untuk lebih waspada terhadap kebun yang belum dipanen. Sahridin meminta agar setiap kejadian pencurian segera dilaporkan kepada pemerintah desa dan pihak berwenang. 

“Bagi warga yang memberikan informasi atau menemukan pelaku saat sedang mencuri."

"Kami akan memberikan imbalan sebagai bentuk apresiasi. Ini adalah langkah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat,” ujarnya.

Sahridin berharap, dengan upaya ini keamanan di Desa Balida dapat meningkat, dan kasus pencurian karet bisa diminimalisir.

Editor : Sutrisno
#Balangan #paringin #Pencurian