Korban ditemukan mengapung sekitar 300 meter dari titik lokasi tenggelam oleh kakeknya sendiri, yang juga terlibat dalam pencarian.
“Kakek korban menemukan jasad cucunya mengapung di dekat dermaga feri, tak jauh dari rumah orang tuanya,” jelas Kasat Polairud Polres Batola, AKP Supriyanto.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa operasi pencarian kini resmi dihentikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh unsur yang membantu pencarian ini. Sinergi yang terjalin dalam operasi ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk melindungi masyarakat," ujarnya.
Kejadian ini membawa duka mendalam bagi keluarga Firdaus Baihaqi (34). Bilqis Nafisa, anak pertama Firdaus, dilaporkan hilang saat ibunya sedang melahirkan adik laki-lakinya.
Di rumah, Bilqis ditinggal bersama bibinya yang sedang memasak di dapur. Tepat pukul 10.00 WITA, bibi korban menyadari bahwa Bilqis tidak ada di dalam rumah.
Bibi dan warga sekitar segera melakukan pencarian di lingkungan sekitar rumah hingga RT sebelah.
Warga menemukan pakaian korban di dekat musala yang berjarak tak jauh dari sungai.
Pencarian dilakukan secara menyeluruh oleh warga, relawan, dan Basarnas hingga malam hari.
Namun, karena kondisi malam, pencarian hanya dilakukan dari tepi sungai hingga dilanjutkan pada subuh berikutnya.
Editor : M. Ramli Arisno