Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dinsos Banjarmasin Pesimis Capai Target Rehabilitasi 100 Rumah Tak Layak Huni

Endang Syarifuddin • Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:17 WIB

Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Nuryadi.
Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Nuryadi.
BANJARMASIN - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin pesimis dapat mencapai target rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (Rutilahu) pada tahun 2024.

Dari 100 rumah yang ditargetkan, hanya sekitar 64 rumah atau 64 persen yang kemungkinan bisa diselesaikan tahun ini.

“Kemungkinan target 100 rumah tidak tercapai, hanya 64 rumah yang bisa diselesaikan, sementara 36 rumah sisanya belum bisa dikerjakan,” ujar Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Nuryadi, dalam wawancara dengan Radar Banjarmasin, Selasa (28/10/2024).

Menurut Nuryadi, kendala utama berasal dari pengurangan pagu anggaran yang berdampak pada pencapaian target.

Dinsos sempat mencoba mengajukan permohonan dalam APBD Perubahan 2024, namun bukan dalam bentuk tambahan anggaran, melainkan pergeseran alokasi anggaran di Dinsos dari kegiatan-kegiatan yang dianggap kurang mendesak.

Meski ada anggaran tambahan, Dinsos tetap menghadapi kendala baru: waktu yang semakin sempit.

Dengan sisa waktu efektif hanya sekitar satu bulan sebelum tahun anggaran berakhir, target rehabilitasi tidak optimal untuk dicapai.

“Dalam waktu efektif satu bulan ini, mungkin kami hanya bisa menyelesaikan 10-15 rumah lagi, sehingga totalnya menjadi sekitar 79 rumah,” tambahnya.

Sementara itu, jumlah warga yang mengajukan bantuan perbaikan Rutilahu mencapai sekitar 300 rumah, tiga kali lipat dari target yang ditetapkan.

Usulan terbanyak datang dari wilayah Banjarmasin Selatan dan Utara, tetapi tetap diupayakan agar bantuan tersebar di seluruh kecamatan.

Namun, hanya rumah yang memenuhi syarat yang dapat diproses, seperti rumah milik pribadi dan tidak berada di jalur hijau.

“Semua usulan diverifikasi dulu. Tim Program Keluarga Harapan (PKH) akan memantau pelaksanaan bantuan Rutilahu ini,” jelas Nuryadi.

Anggaran untuk program rehabilitasi Rutilahu tahun 2024 dialokasikan sebesar Rp19 miliar, mengalami penurunan dibanding tahun 2023 yang mencapai Rp30 miliar.

Setiap rumah mendapat bantuan sebesar Rp30 juta. 

“Jika anggarannya mencukupi, tentu kendala ini tidak akan muncul,” tutup Nuryadi.

Editor : M. Ramli Arisno
#rehabilitasi rumah #Anggaran Rutilahu #Dinsos Banjarmasin #banjarmasin #rumah tak layak huni