BANJARMASIN - Saling adu gagasan tersaji di debat perdana Pilgub Kalsel yang digeber di Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (23/10/2024) malam.
Kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel menjanjikan kesejahteraan dan pemerataan bagi warga Kalsel.
Mengusung tema Pelayanan Inovatif dan Akselerasi Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Selatan, baik Muhidin-Hasnuryadi maupun Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie Himawan Nugraha sama-sama mempresentasikan banyak janji kepada masyarakat.
Pada sesi debat penyampaian visi misi dan program prioritas, paslon nomor urut 1 menyampaikan lima misi prioritas. Di sektor pendidikan, pasangan ini mencanangkan pembangunan pesantren modern terpadu, serta mendorong program kesetaraan paket A, B, dan C.
Di sektor infrastruktur, mereka berjanji meneruskan pembangunan Jembatan Pulau Laut, pembangunan Pelabuhan Internasional Mekar Putih, dan pembangunan stadion bertaraf internasional. “Kalau diberi kesempatan memimpin Kalsel kami akan membangun stadion bertaraf internasional. Insya Allah kalau diperkenankan namanya akan menjadi Barito Putra International Stadium,” ujar Hasnur.
Sementara paslon nomor urut 2, menawarkan 10 program unggulan. Di antara program prioritasnya adalah pemberian pinjaman kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penyediaan pupuk murah bagi petani, serta BBM murah bagi nelayan.
Pasangan ini juga menjanjikan akan meningkatkan tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan tenaga honorer sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Pihaknya juga akan memperkuat konektivitas jalan dan penyediaan jaringan internet untuk mendorong ekonomi digital di pedesaan.
Seluruh program ini, sebutnya, untuk mewujudkan masyarakat Banua yang sejahtera.
“Bila terwujud, itulah tanda bahwa Banua kita akan menjadi daerah yang maju. Tidak ada kemajuan daerah tanpa masyarakat yang sejahtera, kami berkomitmen melakukannya untuk Kalsel,” kata Acil Odah.
Editor : Arief