Pernyataan ini muncul setelah beredarnya surat proposal yang mengatasnamakan HMI, mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) di Pilwali Banjarmasin.
Ketua Umum HMI Cabang Banjarmasin, Muhammad Arief Rahim, menegaskan bahwa dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, HMI bersifat independen dan tidak terlibat dalam politik praktis pada pemilu.
"Surat pernyataan sikap itu untuk memperjelas posisi HMI yang tidak memihak dalam kontestasi politik ini," ujar Arief saat dihubungi pada Selasa (14/10/2024) pagi.
Pernyataan tersebut diterbitkan menyusul ditemukannya proposal pemenangan yang mencatut nama HMI untuk mendukung salah satu Paslon di Pilwali.
Setelah dilakukan penelusuran, terungkap bahwa dua oknum anggota HMI terlibat dalam penyusunan proposal tersebut.
Keduanya kini telah dinonaktifkan sebagai kader organisasi karena melanggar prinsip independensi HMI.
"Pernyataan sikap ini penting agar publik memahami bahwa HMI tidak terlibat dalam politik praktis. Secara personal, kader HMI tetap berhak menentukan pilihan politiknya sebagai warga negara, tetapi tidak boleh membawa nama organisasi," tegas Arief.
Ia juga menegaskan bahwa HMI Banjarmasin ingin menjaga integritas organisasi dengan tetap bersikap netral dan independen dalam pesta demokrasi ini.
Editor : M. Ramli Arisno