BANJARBARU - Isu Kawasan Minggu Raya (MGR) Banjarbaru akan beralih fungsi jadi lahan parkir tiba-tiba saja mencuat.
Ikon Banjarbaru di dekat Lapangan Murjani ini juga ramai diperbincangkan bakal dipindah ke tempat lain, namun belum diketahui pasti di mana lokasi barunya.
Kabar ini pun sampai ke telinga Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin. Secara tegas ia menampik isu tersebut. "Tidak ada perencanaan (alih fungsi) seperti itu, belum ada rencana Minggu Raya dijadikan lahan parkir," tegasnya, Senin (16/9).
Begitu pun dengan pemindahan kawasan MGR, Aditya memastikan bahwa tidak ada rencana seperti itu. "Mau dipindah ke mana? Ya masih di situ," ujarnya.
Orang nomor satu di Banjarbaru itu menjelaskan, rencana pemko masih seperti sebelumnya, yakni melakukan revitalisasi atau pengembalian fungsi MGR sebagai pusat tradisionalnya Kota Idaman. "Yang ada kita ingin mengembalikan semangat awal berdirinya Minggu Raya sesuai dengan fungsi awalnya, yaitu destinasi wisata kuliner," jelas Aditya.
Sementara itu, Presiden Komunitas MGR Putra Qomaluddin Attar Nurriqli saat menanggapi kabar ini mengaku, akan tetap memperjuangkan penuh rencana Pemerintah Kota Banjarbaru untuk melakukan revitalisasi kawasan Minggu Raya.
Dengan menyambut baik rencana revitalisasi, persiapan dari Komunitas MGR sendiri sudah sedari lama dilakukan, mulai dari pembentukan kepengurusan, rapat program kerja hingga diskusi panel.
"Hal ini sudah selaras dengan diskusi bersama wali kota saat acara Milad MGR beberapa waktu lalu, memperdayakan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) MGR," ungkap lelaki yang biasa disapa Qomal ini.
Dengan kepengurusan MGR yang baru berubah beberapa pekan lalu ini, Qomal mengharapkan peran penuh dan keterlibatan mereka dalam revitalisasi MGR. "Karena sudah ada persiapan kepengurusan di Pokdarwis MGR yang baru berubah beberapa pekan ini dan menyatukannya ke kepengurusan MGR secara utuh," pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief