Para perajin ini berkompetisi dalam lomba desain motif sasirangan yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tapin.
"Lomba ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menggali desain baru dan kreatif dari para perajin sasirangan," ungkap Kepala Disbudpar Tapin, Hamdan Rosyadie.
Ia menambahkan bahwa melalui ajang ini, keterampilan para perajin juga diasah dalam menciptakan motif-motif baru yang inovatif.
Pemilihan motif janur untuk lomba kali ini, menurut Hamdan, merupakan hasil kesepakatan bersama.
"Motif janur khas Kalimantan Selatan, tetapi di Tapin belum banyak yang mengangkatnya," jelasnya.
Baca Juga: Pemkab Tapin Apresiasi Perusahaan Yang Beri Hewan Kurban ke Masyarakat
Meskipun jumlah peserta lomba terbatas, dengan hanya 20 peserta, beberapa perajin mampu menghadirkan lebih dari satu motif, menjadikan total desain yang dipamerkan mencapai 36 motif.
Pj Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin, yang membuka acara tersebut, mengungkapkan kekagumannya atas hasil karya para perajin.
"Saya sangat kagum dengan kreativitas mereka. Motif-motif yang dihasilkan benar-benar luar biasa," ujarnya.
Editor : M. Ramli Arisno