Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Waspada Cacar Monyet, Rumah Sakit Banjarbaru Siap Siaga

Sheilla Farazela • Rabu, 4 September 2024 | 10:38 WIB
Photo
Photo

BANJARBARU - Cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) nampaknya perlu diwaspadai. Kemenkes RI mengumumkan, sudah ada 88 kasus konfirmasi Mpox di Indonesia sejak 2022-2024.

Monkeypox sendiri merupakan salah satu penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, namun kini sudah dapat menyebar dari manusia ke manusia.

Di Banua, Dinas Kesehatan Kalsel memastikan  hingga saat ini belum ditemukan pasien Monkeypox. Meski begitu, Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru sudah siap siaga menangani pasien penyakit menular tersebut apabila ada yang terdeteksi.

Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana mengatakan, pihaknya siap menjalankan penanganan pasien sejak triase, ataupun saat rawat jalan. “Secara prinsip kita sudah siap untuk menerima kasus-kasus seperti ini,” katanya, Selasa (3/9).

Danny menyampaikan, kasus Monkeypox tidak terlalu spesifik berat. Sehingga tidak ada ruangan khusus untuk pasien, jika dimungkinkan bisa isolasi mandiri dan berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. “Tapi kalau ada kasus sekunder, seperti ada penyakit-penyakit lain tentunya kita siap menyiapkan ruang isolasi tertentu,” bebernya.

Lebih lanjut, ujar Danny, pihak rumah sakit tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) terutama dalam penyelidikan epidemiologi. Termasuk pula pengiriman sampel.

Ia meminta masyarakat untuk tidak terlalu panik merespons wabah penyakit ini. “Yang penting menjaga kesehatan, kebersihan dan pelajari pola-pola penularannya,” pintanya.

Sementara itu, Dinkes Kalsel meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi penyebaran virus cacar monyet.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kalsel Anhar Ihwan mengatakan, pihaknya mendorong dinkes kabupaten/kota se-Kalsel meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. “Tujuannya agar masyarakat mengenali gejala dan tindakan yang harus dilakukan bila menemukan gejala seperti Mpox,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami gejala demam dan ruam, segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat dan patuhi protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, dan menggunakan masker. 

Tentang Monkeypox

- Penyakit menular yang disebabkan oleh virus Monkeypox. Virus ini berasal dari keluarga yang sama dengan virus penyebab cacar.

- Virus Monkeypox mulanya ditemukan pada monyet yang digunakan penelitian di Denmark pada 1958.

- Kasus pertama pada manusia dilaporkan pada seorang anak berusia sembilan bulan di Republik Demokratik Kongo pada tahun 1970.

- Orang yang terkena Mpox sering mengalami ruam yang dapat menyakitkan, disertai dengan gejala lain seperti demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

- Bisa menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak langsung, ciuman, maupun hubungan seksual. Penyakit ini juga mampu menular dari hewan ke manusia.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#banjarbaru #kesehatan #cacar monyet #Rumah Sakit #RSD Idaman