Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sempat Heboh, Ini Hasil Tes Pasien Suspek Cacar Monyet Di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin

Tia Lalita Novitri • Minggu, 1 September 2024 | 14:31 WIB

ILUSTRASI RUAM CACAR: Pengidap monkeypox ditandai dengan ruam kulit dan berbintil nanah. (Sumber: Freepik)
ILUSTRASI RUAM CACAR: Pengidap monkeypox ditandai dengan ruam kulit dan berbintil nanah. (Sumber: Freepik)
BANJARMASIN - Monkeypox (MPOX) atau cacar monyet belum masuk ke Banjarmasin.

Hal ini dipastikan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, usai beredar kabar bahwa seorang pasien RSUD Ansari Saleh terjangkit virus menular ini, beberapa hari tadi.

Setelah dilakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR), pasien tersebut dinyatakan negatif MPOX.

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Tabiun Huda memastikan itu hanya cacar biasa.

"Dari hasil laboratorium, itu cuma ruam cacar biasa saja," ucap Tabiun.

Meski begitu, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap virus MPOX. Gejala infeksi virus ini ditandai dengan bintil bernanah di kulit.

Penularannya dari manusia ke manusia. Tetapi sumber virusnya berasal dari hewan pengerat dan primata. Seperti monyet, tikus, tupai dan lainnya.

“Tergolong dalam penyakit zoonosis, cacar monyet ditularkan lewat perantara hewan. Tetapi juga tidak menutup kemungkinan menyebar dari manusia ke manusia," jelas Tabiun.

Dinkes terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Baik melalui puskesmas dan rumah sakit yang ada di Banjarmasin.

“Jika ada gejala demam atau ruam, segera periksakan ke layanan kesehatan terdekat,” sarannya.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #cacar monyet #virus