AMUNTAI - Di Kabupaten Hulu Sungai Utara, ada salah satu kelompok relawan yang aktif melaksanakan kegiatan sosial hingga rescue.
Komunitas ini dinama Amuntai Peduli Sesama atau APS, begitu dia dikenal di kalangan warga maupun relawan yang ada di Kota Amuntai.
Komunitas ini, dikelola langsung Buya Yusuf merupakan warga Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU.
Komunitas APS, memiliki beberapa bentuk kegiatan, seperti APS peduli sesama, dimana aksi ini merupakan gerakan sosial masyarakat yang menjangkau masyarakat kurang mampu, dengan melaksanakan aksi sosial.
Berupa pembagian sembako bahkan sampai bedah rumah warga yang tidak layak tinggal, ada juga APS Rescue HSU.
Gerakan ini sesuai namanya melakukan pertolongan pada warga yang memerlukan bantuan baik tenaga, ambulance dan bantuan lainnya.
APS Rescue HSU beraksi saat terjadi kebakaran maupun rescue darat dan air bersama relawan lainnya.
Termasuk kegiatan rescue pada hewan, hewan melata seperti ular baik berbisa maupun non bisa.
Buya Yusuf pada media ini, mengatakan, aksi sosial terbaru yang dilaksanakan yakni APS peduli sesama.
Dimana terang Buya, pihaknya melakukan pembagian sembako ke masyarakat kurang mampu pada daerah sulit akses di daerah ini.
“Saat mendistribusikan titipan donatur, kami meniti titian rapuh atau menggunakan jukung ketika mendistribusikan bantuan donatur ke masyarakat HSU yang memang dinilai perlu mendapatkan perhatian,” ujarnya, Selasa (27/8/2024).
Disinggung aktivitas politik jelang Pilkada HSU, Buya Yusuf, mengaku, komunitas miliknya tidak bersentuhan langsung dengan politik.
Sebab menurutnya, kegiatan sosial APS HSU, dapat berjalan, karena disupport dari para donatur dari berbagai wilayah tak terbatas di HSU, lewat jalur donasi.
“Kami bergerak karena panggilan untuk peduli sesama terlebih warga yang hidup dibawah garis kemiskinan. Dan warga yang memerlukan bantuan dari APS itu sendiri, seperti Animal Rescue” terangnya.
Diterangkan Buya, Hendra yang merupakan anggota tim Animal Rescue APS Kabupaten HSU, salah satu anggota aktif yang tak kenal pamrih melakukan rescue pada hewan.
Baik yang terlantar maupun hewan seperti ular baik berbisa maupun non bisa yang masuk ke rumah warga atau kandang ayam atau ternak warga.
“Ini salah satu bentuk program kami dalam menolong warga dan menyelamatkan hewan,” lengkapnya.
Untuk berdirinya, komunitas ini sudah berdiri sejak 17 Agustus 2018. Dan tepat pada tanggal 17 Agustus 2024, komunitas ini sudah genap berusia tujuh tahun.
Menarik APS Kabupaten HSU sambungnya, juga memiliki anggota perempuan yang tergabung dalam APS Srikandi.
“Terima kasih pada semua pihak yang terus mendukung kegiatan teman-teman di APS HSU,” ungkapnya.
Editor: Arif Subekti