Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Distan HSU Tingkatkan Vaksinasi untuk Cegah Penyebaran Virus LSD pada Ternak

M Akbar • Jumat, 23 Agustus 2024 | 13:31 WIB

PREVENTIF: Vaksinasi cegah LSD pada sapi di Desa Pulau Damar Kecamatan Banjang dan beberapa wilayah Kabupaten HSU ditingkatkan.
PREVENTIF: Vaksinasi cegah LSD pada sapi di Desa Pulau Damar Kecamatan Banjang dan beberapa wilayah Kabupaten HSU ditingkatkan.
AMUNTAI - Kasus virus Lumpy Skin Disease (LSD), penyakit yang menyebabkan benjolan dan luka pada kulit hewan sapi maupun kerbau, telah ditemukan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Penyakit ini berpotensi mematikan bagi ternak, sehingga Dinas Pertanian (Distan) HSU berupaya keras untuk mencegah penyebarannya.

drh Komang Agus, dari Bidang Keswan dan Kesmavet Distan HSU, mengungkapkan bahwa sejak kasus LSD pertama kali ditemukan di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, pihaknya langsung mengambil tindakan ekstra untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Baca Juga: LSD Muncul di Pulau Damar HSU

"Kami sudah melaksanakan koordinasi dengan para peternak sapi untuk vaksinasi LSD. Vaksin ini dapat mencegah LSD menjangkiti kerbau maupun sapi," ujarnya, Jumat (23/8/2024).

Komang menjelaskan bahwa Desa Pulau Damar menjadi titik fokus pengawasan karena merupakan lokasi pertama ditemukannya kasus LSD di HSU.

"Kunjungan rutin dilakukan ke Desa Pulau Damar untuk pemeriksaan dan pengawasan," tambahnya.

Baca Juga: Waspada Bagi Peternak Sapi di HSU, LSD Muncul di Pulau Damar

Meski demikian, penyakit ini telah menyebar ke beberapa kecamatan lain, termasuk Amuntai Tengah, Amuntai Selatan, Banjang, dan Babirik.

"Kesediaan vaksin saat ini cukup, dan kami fokus pada vaksinasi sapi," jelas Komang.

Namun, untuk kerbau, vaksinasi belum bisa dilakukan karena banyak kerbau rawa yang dilepas liarkan untuk merumput.

Baca Juga: Antisipasi Masuknya Sapi Terjangkit LSD

"Kami juga melakukan sosialisasi kepada peternak bahwa LSD disebabkan oleh nyamuk atau lalat sebagai vektor," lanjutnya.

Komang juga menyarankan para peternak sapi untuk menjaga kebersihan kandang dan melaporkan segera jika menemukan gejala LSD pada sapi atau kerbau.

"Laporkan ke nomor 0852 1962 0606, kami siap untuk jemput bola," tegasnya.

Baca Juga: Pj Bupati HSU Zakly Asswan Terima UHC Award Kategori Utama untuk Pemkab HSU

Selain itu, pelaku ternak juga dapat melaporkan pergerakan hewan secara online melalui lalulintas.isikhnas.com untuk melacak hewan yang masuk maupun keluar dari provinsi.

Editor : M. Ramli Arisno
#virus LSD #Sapi dan Kerbau #Distan HSU #Hulu Sungai Utara #Vaksinasi