Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

LSD Muncul di Pulau Damar HSU

M Akbar • Selasa, 20 Agustus 2024 | 12:26 WIB
PENCEGAHAN: Tim Kesmavet Distan HSU melakukan vaksin terhadap ternak sapi di wilayah Kecamatan Banjang.
PENCEGAHAN: Tim Kesmavet Distan HSU melakukan vaksin terhadap ternak sapi di wilayah Kecamatan Banjang.

AMUNTAI – Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pertama kali ditemukan menjangkiti ternak sapi di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). LSD merupakan penyakit yang menyerang kulit ternak sapi dan kerbau, dengan penyebaran melalui gigitan lalat dan nyamuk.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Masyarakat, dan Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian HSU, drh Putu Susila, membenarkan bahwa kasus pertama LSD ditemukan pada ternak sapi di Desa Pulau Damar. "Penyakit ini ditandai dengan adanya benjolan pada kulit ternak, khususnya sapi dan kerbau," ungkapnya pada Senin (19/8).

Putu menjelaskan bahwa pencegahan telah dilakukan, termasuk pemasangan kelambu pada kandang ternak untuk menghindari gigitan lalat dan nyamuk. Selain itu, tim Dinas Pertanian HSU juga memberikan obat dan edukasi kepada para peternak untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Pemeriksaan dan pencegahan juga dilakukan pada populasi kerbau rawa di Kecamatan Paminggir, yang merupakan daerah dengan jumlah ternak kerbau terbanyak. "Kami rutin memeriksa hewan ternak di wilayah tersebut untuk memastikan hewan yang belum terjangkit dapat terhindar dari penyakit ini," tambahnya.

Penyakit LSD dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan karena menurunkan berat badan hewan ternak dan, dalam kasus yang parah, menyebabkan kematian. "Ini menjadi ancaman serius bagi para peternak di wilayah kami," tandas Putu. 

 Editor: Ramli Arisno

Editor : Arief
#Ternak #Sapi #kesehatan #Hulu Sungai Utara