Fadliansyah mengakui jika dirinya menerima permohonan menjadi irup. Padahal sebelumnya ia mendengar kabar bahwa Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono lah yang seharusnya bertindak sebagai irup.
“Wakil kepala daerah berhalangan hadir karena butuh istirahat. Jadi Protokol Pemko Banjarbaru menghubungi dan meminta kesediaan saya sebagai irup,” ujarnya.
“Kalau seandainya Wawali yang datang, tentu saya menjadi tamu, bukan jadi irup,” tambahnya.
Meski begitu, Fadliansyah bersyukur upacara penurunan bendera berjalan dengan khidmat. Ia berharap hal ini tidak menjadi soal di kemudian hari.
"Tergantung situasi, kalau biasanya, tugasnya kepala dan wakil kepala daerah. Saya pribadi bangga diberikan tanggung jawab. Saya berharap rangkaian upacara HUT Kemerdekaan menambah semangat kebangsaan masyarakat Banjarbaru,” pungkasnya.
Sudah menjadi tradisi, upacara penurunan bendera merah putih dipimpin wakil wali kota.
Wartono sendiri tidak bisa hadir dikarenakan masalah kesehatan. “Beliau tidak bisa hadir karena faktor kesehatan,” kata salah seorang pejabat teras pemko.
Editor : Muhammad Syarafuddin