Festival kuliner ini akan digelar hampir sepanjang bulan September mendatang. Lokasinya berada di area parkir Pasar Sudimampir, Banjarmasin Tengah.
Tidak jauh dari gedung eks Bioskop Dewi di Jalan Hasanuddin HM.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengaku sudah mendiskusikan rencana gelaran festival itu ke pedagang Pasar Sudimampir.
Hasilnya, mereka sempat mengajukan keberatan. Karena mempertimbangkan sisi keamanan kawasan itu pada malam hari.
Apalagi ketika mereka juga diberikan kesempatan apabila hendak membuka toko.
"Namun, setelah mendapatkan penjelasan, mereka akhirnya bisa menerima rencana tersebut," ucap Tezar, kepada Radar Banjarmasin, Senin (12/8/2024) siang.
Dalam hal keamanan, Tezar meyakinkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, Dishub, Satpol PP, dan tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, penerangan di kawasan tersebut juga telah ditingkatkan. Dengan menambah tujuh tiang penerangan jalan umum (PJU) yang akan dipasang 14 lampu.
Lebih jauh, Tezar menambahkan, bahwa festival ini bertujuan untuk menghidupkan kembali pasar yang dulunya bisa beroperasi hingga pukul 22.00 WITA itu.
"Sekarang tidak lagi. Para pedagang di situ pukul 17.00 WITA juga sudah menutup tokonya,"
"Kami yakin, dengan adanya festival ini, geliat usaha di kawasan itu bakal makin ramai nantinya," tutupnya.
Untuk diketahui, Baiman Street Food Festival melibatkan UMKM binaan Disperdagin Banjarmasin serta pedagang dari Pasar Wadai Ramadan.
Sebanyak 50 pedagang akan berpartisipasi dalam festival ini, tanpa dikenakan biaya sepeser pun alias gratis.
Pedagang yang diutamakan adalah mereka yang memiliki food truck atau tempat berjualan yang bersifat mobile dan dapat dibongkar pasang.
Operasional Baiman Street Food Festival berlangsung sedari pukul 17.00 sampai 22.00 WITA.
Editor : Sutrisno