BANJARBARU - Dua penjabat (PJ) bupati di Kalsel dilantik secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor, di gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Minggu (11/8).
Dua penjabat bupati tersebut yakni Dinansyah sebagai penjabat bupati Barito Kuala (Batola). Kedua yakni Endri sebagai penjabat bupati di Hulu Sungai Selatan (HSS).
Dinansyah menggantikan PJ bupati Batola sebelumnya yakni Mujiyat yang saat ini serius maju di Pemilihan Bupati Barito Kuala (Batola). Sementara Endri menggantikan PJ Bupati HSS sebelumnya yakni H. Hermansyah yang juga digadang akan maju sebagai Bupati HSS pada pilkada mendatang.
"Saya berpesan agar penjabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ucap Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.
Sahbirin mengatakan sumpah janji yang diucapkan kepada tuhan dan manusia ini untuk memenuhi kewajiban sebagai penjabat bupati.
Ditemui usai pelantikan, Dinansyah mengatakan akan menjalankan program yang sebelumnya sudah dijalankan penjabat terdahulu.
"Tentu akan meneruskan program yang sebelumnya dijalankam oleh penjabat terdahulu," sahut Dinansyah.
Menghadapi Pilkada serentak 2024 mendatang, Dinansyah menegaskan akan menekankan netralitas ASN di Batola.
Senada, Penjabat Bupati HSS Endri juga memastikan netralitas ASN di daerahnya dalam menghadapi Pilkada serentak nanti.
Adapun program prioritas yang akan dikembangkan di HSS, Endri mengaku segera melakukan koordinasi dengan sekretaris daerah.
"Apa saja nantinya program prioritas yang akan dikembangkan. Yang pasti kami bakal meneruskan program dari penjabat terdahulu," ringkasnya.
Diketahui, Dinansyah merupakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel sendiri merupakan putra daerah Batola. Ia asli orang Marabahan.
Sementara Endri yang notabene sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kalsel itu mempunyai istri yang juga asli warga HSS.
Editor : Muhammad Helmi