Kegiatan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bagi ekosistem pertanian di desa tersebut.
Hasmi, salah satu warga, menyatakan bahwa gotong-royong ini bertujuan untuk membersihkan saluran irigasi yang dipenuhi sampah, tumbuhan liar, serta pendangkalan yang berpotensi menghambat aliran air.
"Kita juga mencabuti berbagai tumbuhan air secara manual supaya aliran air bisa berjalan lancar," katanya, Rabu (7/8) sore.
Kepala Desa Pematang, Bambang Siswanto, menyampaikan bahwa warga saling bahu-membahu dalam kegiatan kerja bakti tersebut untuk membersihkan saluran irigasi dari tumpukan rumput yang menyebabkan terhambatnya saluran air menuju sawah.
"Ini salah satu upaya masyarakat kita untuk menyukseskan pertanian, dan mengoptimalkan sistem irigasi dengan baik," ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis (8/8) pagi.
Bambang menekankan pentingnya saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air bagi pertanian agar sektor ini dapat menghasilkan panen yang baik dan meningkatkan kesejahteraan para petani.
Dia berharap saluran irigasi yang dibuat untuk sawah dapat berfungsi dengan lancar dan meningkatkan hasil panen petani.
"Semoga ketahanan pangan di wilayah Desa Pematang, Kecamatan Awayan, dapat terwujud dan sukses menghasilkan produk panen yang berkualitas," tutupnya.
Editor : M. Ramli Arisno