BANJARMASIN - Hingga triwulan II semester pertama tahun 2024, realisasi penerimaan pajak daerah yang diraup Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kalsel sudah mencapai Rp1,9 triliun lebih.
Sedangkan target hingga akhir tahun Rp3,6 triliun lebih.
Dari lima jenis penerimaan, yang meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB), Pajak Air Permukaan. (PAP), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB KB) dan Alat Berat, serta pajak rokok, ternyata penerimaan di sektor PBB KB yang paling tinggi.
Penerimaannya mencapai Rp576 miliar lebih.
Berikutnya sektor PKB dengan penerimaan sebesar Rp205 miliar lebih.
Setelah itu sektor BBN KB sebesar Rp156 miliar lebih.
“Penerimaan pajak daerah sampai triwulan II lumayan tinggi, meski masih harus digenjot,” beber Kepala Bappenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil, saat rapat kerja dengan Komisi II DPRD Kalsel, Rabu (7/8/2024).
Tersisa sekitar lima bulan, Subhan optimis target pajak daerah akan tercapai.
“Progresnya tiap bulan selalu meningkat. Kami yakin sama seperti tahun lalu, dan realisisasinya bahkan melebihi dari target,” yakinnya.
Editor : Eddy Hardiyanto