MARTAPURA – Dosen Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Cabai Besar dengan Sistem Surjan di Desa Abumbun Jaya, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, pada Sabtu (3/8).
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Hilda Susanti, S.P., M.Si dengan anggota Dr. Joko Purnomo, S.P., M.P, Ir. Zairin, M.P, Yudhi Ahmad Nazari, S.P., M.P, Indya Dewi, S.P., M.Si, dan M Laily Qadry Sukmana, S.Pd., M.P, serta Indra dan Bayu Prasetyo. Menggunakan Hibah Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Tahun 2024 ULM.
"Desa Abumbun Jaya merupakan salah satu desa binaan BPP Sungai Tabuk dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani," kata Hilda Susanti kepada wartawan pada Minggu (4/8).
Kelompok Tani Timbul Tani, yang mengelola lahan seluas 4.5 hektare, telah melakukan 21 kali panen cabai sejak tahun 2020. Namun, produksi cabai menurun menjadi 3 ton per hektare pada 2024 karena berbagai penyakit tanaman seperti busuk buah, daun keriting, buah rontok, dan jamur di pangkal batang.
Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan produksi cabai besar dengan materi mengenai Pengelolaan Lahan dan Pengaturan Tata Air yang dibawakan oleh Ir. Zairin, M.P, serta Teknik Budidaya Cabai Besar di Lahan Rawa yang disampaikan oleh Dr. Joko Purnomo, S.P., M.P.
Ketua Kelompok Tani, Ma’ruf Al Furqon, menyatakan, "Momen bimtek ini sangat berharga karena petani dapat menyampaikan permasalahan yang dihadapi di lapangan dan bertukar pengalaman dalam mengelola lahan serta melakukan budidaya."
Ma'ruf berharap kegiatan ini akan terus berlanjut untuk membantu mereka meningkatkan produksi cabai besar.
Editor : Muhammad Helmi