Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Digosipkan Gaet Kader Mudanya, PDIP Menunggu Komitmen Arifin Noor di Pilwali Banjarmasin

Endang Syarifuddin • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 11:20 WIB
ARIFIN NOOR, Wakil Wali Kota Banjarmasin
ARIFIN NOOR, Wakil Wali Kota Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejumlah partai politik di Banjarmasin masih menunggu Surat Keputusan (SK) rekomendasi calon yang akan diusung pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2024 nanti.

Termasuk pemenang Pileg 2024 di kancah nasional, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Rumor yang beredar, Muhammad Supian Akbari, kader muda partai banteng itu akan digaet sang petahana, Arifin Noor.

Ketua DPC PDIP Banjarmasin, Muhaimin mengatakan pihaknya menunggu kepastian sikap Arifin.
Apakah Wakil Wali Kota Banjarmasin itu akan memilih Akbari menjadi pendampingnya atau ada pilihan lain. 

"PDIP menunggu sikap Arifin, apakah serius menggandeng Akbari atau tidak," tegas anggota DPRD Banjarmasin terpilih 2024-2029 ini.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini mengaku senang jika Arifin benar-benar memilih kader PDIP.
Akbari adalah seorang pengusaha muda. Ia menantu dari Rosehan NB, mantan Wakil Gubernur Kalsel.

Tapi sejauh mana komunikasi politik antara Arifin dan Akbari, Muhaimin mengaku tidak banyak mengetahui.

Yang jelas, dalam aturan partai, DPP hanya akan menyerahkan SK-nya kepada sepasang bakal calon. Bukan bakal calon perseorangan.

Jika Arifin dan Akbari sudah sepakat berduet, maka DPC akan secepatnya mengajukannya ke DPP.
Apapun keputusan pusat, menerima atau menolak, Muhaimin menjamin pengurus daerah akan tegak lurus.

"Sementara parpol yang mengusung Arifin saja sampai sekarang masih belum jelas," imbuhnya. 

Arifin yang merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sampai hari ini belum mendapat dukungan satu partai pun. Namun, ia cukup percaya diri bakal diusung Partai Golkar dan PDIP.
Kembali pada Muhaimin, keinginan PDIP sebenarnya sederhana, yakni komitmen.

"Logikanya partai harus punya jaminan. Kami tidak ingin begitu rekomendasi keluar, yang bersangkutan batal mencalon atau malah pindah ke lain hati memilih figur lain," ujarnya.

Jadwal pendaftaran bakal calon Pilkada 2024 akan dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 27 hingga 29 Agustus nanti.

Waktunya kian dekat, dan PDIP juga harus mengambil sikap. "Kita lihat perkembangannya dalam pekan ini," pungkas Muhaimin. 

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Arifin Noor #Pilkada #pilwali #banjarmasin #PDIP