Kabar KH Muhammad Wildan Salman atau akrab disapa Guru Wildan merestui pasangan Syaifullah Tamliha dan dr Diauddin di Pilbup Banjar bukan sekadar isu politik biasa. Mengingat suara Guru Wildan sangat berpengaruh di pusaran politik Kalsel.
******
MARTAPURA – Guru Wildan mengaku telah merestui pasangan Syaifullah Tamliha dan dr Diauddin di Pilbup Banjar. “Insya Allah (benar merestui, red),” ucap Pimpinan Madrasah Darussalam Tahfiz dan Ilmu Al-Qur’an Martapura ini.
Menurutnya, kedua orang itu sudah sangat cocok untuk jadi tandem dalam memimpin Tanah Banjar. Baik dari segi pengalaman kerja maupun dari aspek lain yang menjadi pertimbangan.
Salah satunya adalah mengenai asal daerah, dan capaian kinerja yang sudah dilakukan oleh pasangan Tamliha-Diauddin tersebut. “Mereka (Tamliha-Diauddin, red) ini adalah orang asli Banjar, dan sudah berpengalaman khususnya di birokrat. Pokoknya mereka ini sudah,” tukasnya.
Hal itulah yang membuat Guru Wildan menjatuhkan restunya kepada pasangan Tamliha-Diauddin di Pilbup Banjar 2024. “Mereka ini sudah paket lengkap,” tegas Guru Wildan.
Pernyataan itu sesuai dengan pernyataan Syaifullah Tamliha maupun Diauddin sebelumnya. Mereka sudah direstui Guru Wildan.
“Alhamdulillah, beliau sudah menyerahkan ke kami. Mau bagaimana ke depannya, apakah memang ingin maju sebagai pasangan atau bagaimana, beliau sudah merestui,” kata Diauddin.
Selain Guru Wildan, restu untuk terjun ke kontestasi Pilkada Banjar juga dikantongi Diauddin dari orang tuanya. Bahkan, pimpinannya yakni Gubernur Kalsel Sahbirin Noor alias Paman Birin.
Apalagi Paman Birin adalah Ketua DPD Partai Golkar. Paman Birin juga sering mengajak Guru Wildan dalam menghadiri berbagai acara.
Atas restu tersebut, Diauddin mengaku sudah siap sepenuhnya untuk melepas atribut ASN. Bahkan melepas jabatan yang saat ini masih diembannya sebagai Direktur RSUD Ulin Banjarmasin.
“Paman Birin dan ibu saya juga menjawab sama. Asalkan saya yakin, mereka merestui langkah saya untuk maju bersama Pak Tamliha di Pilbup Banjar,” ujarnya.
Diauddin mengaku alasan siap jadi tandem Tamliha karena pengalaman kerja. “Sebagai Anggota DPR RI beliau (Tamliha, red) sudah pasti punya akses yang lebih mudah menembus pemerintah pusat. Jadi program pembangunan yang berhubungan pusat, insya Allah akan lebih mudah juga,” yakinnya.
Selain itu, di mata Diauddin, Tamliha juga merupakan sosok yang dekat ulama. Hal tersebut tentu menjadi poin utama yang harus dimiliki calon pemimpin di Tanah Banjar. “Doakan saja mudah-mudahan langkah ini bisa berjalan lancar,” ungkap Diauddin.
Bagi Tamliha, Diauddin merupakan sosok yang paling pantas menjadi wakilnya di Pilbup Banjar. Direktur RSUD Ulin Banjarmasin itu, kata Tamliha, merupakan pribadi yang jujur, ulet dan sudah dikenal masyarakat Kabupaten Banjar.
“Ditambah dr Diauddin ini orang yang dekat lingkungan santri. Karena itulah saya sudah mantap untuk maju bersama dr Diauddin,” pungkas Tamliha.
Sudah berapa partai yang menyatakan mengusung Tamliha-Diauddin? Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, Tamliha mengatakan ada beberapa partai.
“Kalau yang sudah mengeluarkan SK adalah PPP. Untuk Gerindra dan PKB masih belum, dan kami terus melakukan komunikasi,” ungkapnya.
Untuk diketahui bahwa PPP memiliki lima kursi di DPRD Banjar. Tinggal mencari empat kursi untuk bisa maju menjadi Calon Bupati Banjar.
Masih ada 9 parpol yang belum diketahui akan mengusung siapa. Mulai dari Gerindra (8 kursi), Golkar (8 kursi), PKB (5 kursi), PAN (4 kursi), PKS (3 kursi), Demokrat (2 kursi), Gelora (1 kursi), PBB (1 kursi), dan PDIP (1 kursi).
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief