BANJARMASIN - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin hari ini (23/7) akan mengumpulkan seluruh pedagang Pasar Lima.
Khususnya, pedagang yang terdampak kebakaran. Musibah itu terjadi pada Sabtu (20/7) dini hari.
Mengacu data Disperdagin, sebanyak 167 kios atau toko terbakar. Rinciannya 34 unit di Pasar Lima I dan 133 unit di Pasar Lima II.
Pertemuan akan digelar di kantor Bidang Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan (PSDP) dan Pasar di Jalan Pasar Baru, Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah.
Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan salah satu yang dibahas adalah tentang rencana perbaikan pasar.
Ia berharap pemko bisa membangun ulang pasar di Banjarmasin Tengah tersebut.
"Mudah-mudahan SKPD teknis lainnya bisa membantu proses perbaikan," katanya, Senin (22/7).
"Karena ini bencana yang tidak kita kehendaki. Tapi karena sudah terjadi, maka kita harus mencari solusinya," tambahnya.
Apalagi, kebakaran Pasar Lima pasti akan berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banjarmasin.
"Setahun mungkin kehilangan Rp50 sampai Rp100 juta," sebutnya.
Pantauan Radar Banjarmasin, Senin (22/7), sejumlah pedagang masih sibuk membersihkan sisa puing bangunan.
Salah seorang pemilik toko yang terbakar, Fitri Arianty mengaku sudah dua hari mengumpulkan besi-besi yang masih bagus.
"Besi yang dikumpulkan akan kami jual," katanya.
Fitry dan keluarganya menjual sparepart penggilingan padi dan perlengkapan pemadam kebakaran.
"Kami mengalami kerugian sampai sekitar Rp500 juta," ujarnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief