BANJARBARU - Pemko Banjarbaru berencana menata ulang kawasan Minggu Raya (MGR). Hal ini lantaran sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa pusat kuliner yang berdekatan dengan Lapangan Murjani itu sudah keluar dari konsep awal.
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengatakan, revitalisasi dilakukan untuk pengembalian fungsi kawasan Minggu Raya sebagai pusat tradisional di Kota Idaman. “Saat orang mencari nasi kuning tengah malam ada di Minggu Raya. Itu yang sedang kita tata,” ujarnya.
Ia mengatakan, revitalisasi MGR akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Sedang berjalan secara bertahap, mulai dari Tugu Nol, Taman Tower akan kita revitalisasi," katanya.
Sementara itu, Presiden Minggu Raya (MGR) Putra Qamaluddin Attar Nurriqli menyampaikan, dulu MGR mempunyai pesona lain sebelum kafe saat ini menjamur mengisi di setiap sisinya. "Suasana tradisional terasa saat masih adanya rombong para pedagang yang menjual bermacam sajian makanan dan minuman. Menjadi tempat mengobrol atau sekadar menikmati suguhan," ucapnya.
Jajanan maupun kudapan yang disuguhkan di MGR pada waktu itu juga merupakan makanan lokal seperti Ketupat Kandangan, Soto Banjar, gorengan, kue khas, teh dan kopi hitam. “Semua itu sangat jarang kita temui di Minggu Raya yang sekarang,” ujar Qomal.
Karena itulah ia mengaku mendukung langkah Pemko Banjarbaru yang ingin menata ulang kawasan tersebut.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief