MARTAPURA - Infrastruktur jalan di Kabupaten Banjar masih banyak yang belum memadai. Ada sejumlah jalan yang rusak, tapi belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.
Misalnya saja jalan di dua desa di Kecamatan Sungai Tabuk. Yakni jalan di Desa Sungai Tabuk Keramat dan Jalan Sungai Madang di Desa Gudang Hirang. Sudah bertahun-tahun rusak, namun belum ada atensi dari Pemkab Banjar.
Ketua RT 01, Desa Sungai Tabuk Keramat, H Nuzumuddin mengatakan, jalan di tempat mereka rusak hampir empat tahun lantaran sering terendam air sungai.
"Jalan ambles diakibatkan sering dihantam arus sungai, karena ini posisinya di tikungan sungai dan juga setiap air pasang aspal yang runtuh itu pasti terendam," jelasnya.
Untuk kerusakan jalan ini diakuinya sepanjang 150 meter, dengan lebar 4 meter. "Jembatan di sini juga rusak, panjangnya 13 meter dengan lebar 3 meter," beber Nuzumuddin.
Sementara Jalan Sungai Madang, Desa Gudang Hirang, saat ini kondisinya penuh lubang menganga dan digenangi air ketika hujan turun.
Asnan salah satu warga setempat mempertanyakan kenapa jalan itu tak ada perhatian dari pemda. "Kalo enggak salah hanya ada pengurukan bebatuan pada 2019, namun yang diaspal hanya sebagian saja, tidak sepanjang jalan," ucapnya.
Saat dikonfirmasi, Pambakal Desa Gudang Hirang melalui Sekdes Subhan mengatakan bahwa Jalan itu akan segera diperbaiki. "Sudah ada pengukuran dari Dinas PUPR Kalsel pada 28 Maret lalu. Sebenarnya ini jalur kabupaten, tapi karena arahan dari Gubernur Kalsel Paman Birin, pemprov yang akan memperbaikinya," ujarnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief