Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Paman Birin Turdes Hari Ke-3 di Mantewe Tanah Bumbu

Muhammad Helmi • Kamis, 4 Juli 2024 | 06:30 WIB

 

Photo
Photo

TANAH BUMBU - Memasuki hari ke-3 Turun Ke Desa (Turdes) Menembus Batas ke-10, rombongan yang dipimpin Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin tiba di halaman Puskesmas Mantewe Jl Kodeco Km.42 Desa Mantewe, Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, Rabu (3/7) pagi.

Kedatangan Paman Birin disambut kibaran bendera merah putih anak-anak SD yang telah bersiap di sepanjang jalan masuk menuju lokasi acara. Ketika tiba, Paman Birin langsung melakukan penanaman pohon. Lalu menandatangani peresmian Jalan Paman Birin. Dilanjutkan meninjau lokasi sunatan massal, pemberian sembako, hingga foto bersama.

Disambut tarian sambutan dari Sanggar Seni Tari Budaya Desa Mantewe, Paman Birin mengaku gembira dengan antusias masyarakat yang datang. "Alhamdulillah, barusan kami datang dari Desa Kacil dengan antusias masyarakat menyambut kami. Ternyata masyarakat Desa Mantewe sini tak kalah semangat, dan bahkan jauh lebih ramai," ungkap Paman Birin didampingi anggota DPRD Provinsi Kalsel Paman Yani, sejumlah kepala SKPD Kalsel, serta para rider.

Paman Birin bercerita bagaimana perjuangannya dulu sebelum jadi gubernur. Tanah Bumbu menjadi saksi perjuangan itu hingga bisa seperti sekarang. "Dulu waktu kami mau mailangi (bertamu, red) kakak di Tanah Bumbu, saya nyantol di truk bagian belakang dari Banjarbaru hingga Tanah Bumbu. Itu pengalaman yang luar biasa," kenangnya.

Paman Birin juga menyampaikan capaiannya dalam memimpin Kalsel dalam sepuluh tahun berakhir. Pada tahun 2016, Kalsel masih memiliki 1.438 desa tertinggal. Target pengentasan desa tertinggal sampai angka 0 (nol) diperkirakan tercapai tahun 2026 mendatang. "Jauh sebelum target itu, Alhamdulillah pada tahun 2024 ini, desa tertinggal di Kalimantan Selatan sudah tidak ada lagi," ujarnya penuh bangga.

Menurut Paman, keberhasilan tersebut bukan hanya karena Paman Birin sebagai gubernurnya. Melainkan kerja keras dan sinergi semua pihak, baik itu pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota, pambakal, dan seluruh elemen masyarakat. "Maka dari itu, sebelum selesai menjabat sebagai gubernur, dan tahun depan sudah tidak lagi menjabat, saya beribu minta maaf jika selama dalam pemerintahan terdapat pelayanan yang kurang memuaskan. Insya Allah, perjuangan saya akan terus berada atas nama kepentingan rakyat," tegasnya.

Bagi Paman Birin, kepentingan rakyat adalah nomor satu. Siapapun nantinya yang memimpin banua, harus senantiasa bersama rakyat, dan atas nama kepentingan rakyat. "Untuk itu, sekali lagi ulun ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pian berataan. Semoga Allah memberikan keselamatan dan kesehatan bagi kita semua," doanya.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin meminta kepada ibu-ibu untuk maju dengan memberikan pertanyaan. "Coba sebutkan nama Acil Odah," tanyanya.

Salah satu pambakal di Kecamatan Mantewe, Marhayati (57) langsung menjawab pertanyaan tersebut. "Hj Raudatul Jannah," jawabnya lantang.

"Benar sekali. Ibu mendapat hadiah dari Paman Birin sebesar 4 juta rupiah," ucapnya disambut riuh masyarakat.

Beberapa orangpun maju untuk menjawab pertanyaan. Mulai dari bidan, kepala puskesmas, dan masyarakat lainnya menjawab pertanyaan yang dilontarkan Paman Birin dengan mudah. Mereka semua mendapatkan hadiah mulai dari Rp400 ribu hingga Rp1 juta.

Marhayati yang mendapat hadiah paling besar mengaku sangat senang bisa bertemu sekaligus mendapat hadiah begitu besar dari Paman Birin. Ia akan menggunakan uang tersebut untuk keperluan sehari-hari. "Terima kasih Paman. Insya Allah duitnya mayu gasan babarapa bulan untuk dapur," ucapnya dengan logat bahasa Banjar, disertai tawa bahagia.(md/adpim/gr/dye)

Editor : Muhammad Helmi
#Pemprov Kalsel