Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jamban Apung Jadi Masalah, Dinkes HSU Siapkan 300 WC Sehat

M Akbar • Rabu, 3 Juli 2024 | 10:30 WIB
DIHAPUS: Jamban apung masih ditemukan di aliran Sungai Negara, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
DIHAPUS: Jamban apung masih ditemukan di aliran Sungai Negara, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

AMUNTAI - Perilaku buang air besar di jamban terapung masih menjadi masalah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Jamban-jamban apung ini mencemari sumber air masyarakat dan menimbulkan risiko penyakit bakteri yang berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan HSU, dr. Moch Yandi Friyadi, mengakui masih adanya warga yang menggunakan sungai untuk mandi, mencuci, dan kakus (MCK), seperti di Sungai Negara, Balangan, dan Tabalong yang mengalir di beberapa kecamatan dan desa.

“Kami siapkan 300 unit WC Sehat pada tahun ini,” kata dr. Yandi pada media, Selasa (2/7). Ia lebih suka menggunakan istilah WC sehat daripada jamban sehat. Program ini akan tersebar di 10 kecamatan, termasuk Kecamatan Paminggir yang berada di kawasan perairan sungai dan rawa. Untuk daerah rawa, WC sehat akan menggunakan sistem terapung yang aman untuk lingkungan perairan.

Program WC Sehat ini didanai oleh APBD murni tahun 2024. Novi, warga Kota Amuntai, menyambut baik rencana ini. “Tradisi buang air besar di sungai masih menjadi kebiasaan sampai saat ini, meski tidak semarak satu dekade dulu,” ujarnya.

Editor: Ramli Arisno

Editor : Arief
#sanitasi #jamban #Hulu Sungai Utara #WC