Penyambutan digelar Pemko Banjarmasin. Selawat dan doa mengiringi kedatangan jemaah haji.
Salah seorang jemaah haji, Masiyani, tampak terharu. Lelaki 71 tahun itu merasa sangat bersyukur, karena bisa menjalani seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
"Alhamdulillah, kami diberikan kekuatan," ujar warga Jalan Gunung Sari, Banjarmasin Tengah, itu.
Meskipun diakuinya cuaca di Arab Saudi terbilang ekstrem, petugas kesehatan selalu siap siaga memberikan pengobatan.
Bahkan menurutnya, jemaah selalu diingatkan agar tidak memaksakan diri jika memang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan.
Baca Juga: Satu Jemaah Haji Banjarmasin Terpaksa Harus Tinggal di Makkah
"Cuaca sangat panas. Tapi alhamdulillah tidak menghambat ibadah," tambahnya.
Rasa syukur yang mendalam juga disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ikhsan Budiman yang menyambut kedatangan para jemaah.
"Jemaah yang tergabung dalam kloter 2 ini tiba dengan jumlah lengkap. Yakni sebanyak 320 jemaah," ujarnya.
Selain itu, seluruh jemaah yang datang juga dalam keadaan sehat.
Meski kebanyakan jemaah berusia lanjut, namun tidak ada jemaah yang mengalami sakit parah hingga harus menjalani perawatan.
"Pemko Banjarmasin mengucapkan terima kasih banyak kepada pendamping dan petugas haji," ucap sekdako.
Baca Juga: Ribuan Galon Air Zamzam Tiba di Banjarbaru, Jemaah Haji Kalsel Tak Perlu Risau
"Apalagi bila mengingat kondisi cuaca ekstrem di sana, mereka (petugas haji, red), bisa membuat jemaah untuk mengantisipasi," tambahnya.
Untuk diketahui, jemaah haji asal Banjarmasin tahun ini berjumlah 576 orang. Terbagi dalam 9 kloter.
Kedatangan selanjutnya dijadwalkan pada 3 Juli 2024, tergabung dengan jemaah asal Kabupaten Batola dan Palangkaraya.
Baca Juga: Kebutuhan Avtur Penerbangan Haji Kalsel Diprediksi Naik 26 Persen
Kemudian tanggal 5 Juli, tergabung dengan jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Banjarbaru.
Selanjutnya dijadwalkan pada tanggal 8 Juli, tergabung dengan jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Dan terakhir, dijadwalkan pada tanggal 22 Juli 2024. Tergabung dengan jemaah asal provinsi tetangga.
Editor : M. Ramli Arisno