Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pengalaman Seru Hendra, Sang Penyelamat Ular di Kota Amuntai

M Akbar • Minggu, 23 Juni 2024 | 08:36 WIB

BERHASIL: Hendra (peci putih) dari menangkap ular King Kobra berukuran tiga meter di Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Pandan.
BERHASIL: Hendra (peci putih) dari menangkap ular King Kobra berukuran tiga meter di Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Pandan.
AMUNTAI - Hendra, seorang pemuda dari Desa Cempaka, Kecamatan Amuntai Selatan, dikenal sebagai penggiat animal rescue yang tergabung dalam Amuntai Peduli Sesama (APS).

Hendra memiliki kemampuan mumpuni dalam evakuasi dan penyelamatan ular serta reptil di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pada Kamis (20/6/2024), Hendra berhasil mengevakuasi ular berbisa jenis King Kobra di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Sungai Pandan.

Ular coklat keemasan sepanjang tiga meter tersebut sempat meresahkan warga karena berkeliaran di sekitar pemukiman.

Selain aktif di APS, Hendra juga tergabung dalam Rescue Ansuha.

"Tidak semua warga berani menghadapi ular, jadi kemampuan ini sangat membantu mereka yang rumahnya kemasukan ular atau biawak," ujar Hendra saat diwawancarai pada Minggu (23/6/2024).

Baca Juga: Ular pun Mau Ikut “Memilih”

Hendra mengaku, kemampuan menangkap ular diperoleh secara otodidak dan dari menonton teknik-teknik di YouTube, seperti Panji Petualang dan Heru Gundul.

"Kadang ada warga yang meminta bantuan menangkap ular di tengah malam. Saya lakukan dengan ikhlas, meski kadang ada yang memberi uang sebagai ucapan terima kasih," tambahnya.

Jenis ular yang paling sering ditangkap Hendra adalah piton atau sanca batik dan kobra hitam.

Baca Juga: Butuh Waktu Setengah Jam, Animal Rescue Damkar Tapin Sukses Evakuasi Ular Kobra di Wastafel Rumah Warga

"Selama penangkapan, pengalaman unik yang sering terjadi adalah saya sering dikencingi ular, khususnya piton," katanya sambil tertawa.

Hendra juga berbagi kisah duka selama melakukan rescue ular, termasuk sering digigit dan dililit ular sanca. Untuk ular berbisa, ia menggunakan tongkat capit untuk memastikan keamanan.

"Sebelum ke lokasi, kami selalu meminta deskripsi atau ciri ular yang akan dievakuasi," jelasnya.

Baca Juga: 2 Ekor Kucing Diduga Sudah Dimangsa, Ular Piton Masuk Pemukiman Warga

Menurut Hendra, tugas rescue ini dilakukan demi keselamatan hewan dan keamanan warga dari gangguan reptil.

"Tujuan kami adalah agar hewan tetap selamat dan warga aman dari serangan hewan, khususnya reptil," tutupnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#hendra #Evakuasi reptil #rescue ular #king kobra #APS