Hendra memiliki kemampuan mumpuni dalam evakuasi dan penyelamatan ular serta reptil di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Pada Kamis (20/6/2024), Hendra berhasil mengevakuasi ular berbisa jenis King Kobra di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Sungai Pandan.
Ular coklat keemasan sepanjang tiga meter tersebut sempat meresahkan warga karena berkeliaran di sekitar pemukiman.
Selain aktif di APS, Hendra juga tergabung dalam Rescue Ansuha.
"Tidak semua warga berani menghadapi ular, jadi kemampuan ini sangat membantu mereka yang rumahnya kemasukan ular atau biawak," ujar Hendra saat diwawancarai pada Minggu (23/6/2024).
Baca Juga: Ular pun Mau Ikut “Memilih”
Hendra mengaku, kemampuan menangkap ular diperoleh secara otodidak dan dari menonton teknik-teknik di YouTube, seperti Panji Petualang dan Heru Gundul.
"Kadang ada warga yang meminta bantuan menangkap ular di tengah malam. Saya lakukan dengan ikhlas, meski kadang ada yang memberi uang sebagai ucapan terima kasih," tambahnya.
Jenis ular yang paling sering ditangkap Hendra adalah piton atau sanca batik dan kobra hitam.
"Selama penangkapan, pengalaman unik yang sering terjadi adalah saya sering dikencingi ular, khususnya piton," katanya sambil tertawa.
Hendra juga berbagi kisah duka selama melakukan rescue ular, termasuk sering digigit dan dililit ular sanca. Untuk ular berbisa, ia menggunakan tongkat capit untuk memastikan keamanan.
"Sebelum ke lokasi, kami selalu meminta deskripsi atau ciri ular yang akan dievakuasi," jelasnya.
Baca Juga: 2 Ekor Kucing Diduga Sudah Dimangsa, Ular Piton Masuk Pemukiman Warga
Menurut Hendra, tugas rescue ini dilakukan demi keselamatan hewan dan keamanan warga dari gangguan reptil.
"Tujuan kami adalah agar hewan tetap selamat dan warga aman dari serangan hewan, khususnya reptil," tutupnya.
Editor : M. Ramli Arisno