DPP Demokrat Beri Tugas Abah Marlan, Kansnya Besar Diusung di Pilbup Tabalong

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:53 WIB
H MARLAN : Kandidat calon Bupati Tabalong yang siap maju sebagai peserta Pemilu 2024.
H MARLAN : Kandidat calon Bupati Tabalong yang siap maju sebagai peserta Pemilu 2024.

TANJUNG - Keinginan Haji Marlan alias Abah Marlan untuk maju dalam Pilbup Tabalong 2024 semakin terbuka lebar. Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tabalong itu selangkah lagi dapat memenuhi syarat pencalonan kepala daerah. Mengingat pendaftaran dirinya ke Partai Demokrat telah direspons positif.

"Dari empat orang yang mendaftar, hanya H Marlan yang mendapat surat penugasan dari DPP Partai Demokrat," jelas Ketua DPC Partai Demokrat Tabalong, Ferry, Jumat (14/6).

Ferry mengingatkan terbitnya surat penugasan memang belum memastikan Demokrat mengusung Marlan. Tapi, setidaknya menambah peluangnya. "Jadi ini (surat penugasan, red) tahapan terakhirnya untuk mendapatkan rekomendasi Demokrat," jelasnya.

Abah Marlan mengakui surat penugasan sudah diterima dirinya. "Surat penugasan tersebut saya terima di DPP Partai Demokrat pada 11 Juni 2024," katanya.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya atas nama Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyerahkan langsung. Meski baru dalam bentuk surat tugas, pengusaha SPBU di Desa Mantuil Kecamatan Muara Harus Tabalong ini yakin Demokrat akan berkoalisi dengan PKB yang telah merestuinya untuk maju menjadi calon Bupati Tabalong. Surat penugasan berisi permintaan agar Abah Marlan mencari kandidat pasangannya sebagai Wakil Bupati Tabalong.

Ia sendiri menyatakan sudah memiliki daftar bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya. Terdiri dari kalangan birokrat, politisi, maupun tokoh masyarakat. "Penentuan wakil, kami perlu mempertimbangan saran dan masukan dari sejumlah ulama serta para tokoh masyarakat di Tabalong," jelas Abah Marlan.

Syarat utama penugasan mencari wakil diwajibkan memiliki arah perjuangan yang sama. Berkolaborasi menuju Tabalong lebih sejahtera.

Jika Demokrat berkoalisi dengan PKB mengusung Abah Marlan, maka syarat enam kursi parlemen untuk pencalonannya sebagai Bupati Tabalong akan terpenuhi. "PKB lima kursi, Demokrat dua kursi. Jadinya tujuh kursi. Cukup," hitungnya.

Rekomendasi Masih Dipegang Aditya

Sinyal dukungan PKB kepada Aditya Mufti Ariffin untuk maju di Pilwali Banjarbaru 2024 masih dikantongi petahana Wali Kota Banjarbaru itu. Sebelumnya, nama Aditya masuk dalam daftar 65 bakal calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota yang diumumkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB pada 31 Mei 2024 lalu. Namun perkembangannya, dalam 35 daftar nama diumumkan Ketua Desk Pilkada Partai, Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers di Kantor DPP PKB pada Senin (3/6) lalu, nama Aditya tidak termasuk dalam calon kepala daerah yang sudah final diusung PKB.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Ketua DPC PKB Banjarbaru, Ririk Sumari mengatakan bahwa nama Aditya Mufti Ariffin masih ada dalam daftar rekomendasi PKB.  Masih ada. Tidak ada yang berubah,  tekannya

Ririk menegaskan tidak adanya nama Aditya karena si bakal calon belum menyampaikan pasangannya saat mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di DPP PKB.  Jadi kalau sudah berpasangan bentuk dukungan partai yang muncul itu adalah SK,  ujarnya.

Ririk Sumari mengatakan sampai saat ini surat rekomendasi DPP PKB masih dipegang langsung oleh Aditya. Bukan di tangan DPC PKB Kota Banjarbaru.  Masih sampai saat ini surat rekomendasi dipegang Pak Aditya. Mungkin masih menunggu pasangan, karena yang pegang rekomendasi Pak Aditya,  kata Ririk Sumari.

Namun, sebagai ketua partai di tingkat cabang, ia mengaku tidak memahami secara rinci apa isi rekomendasi yang diberikan oleh DPP PKB tersebut.  Karena rasanya kurang etis menanyakan kewenangan DPP,  sambungnya.

Karena itulah, kata Ririk, pihaknya saat ini hanya menunggu kesiapan pemegang rekomendasi terkait pasangan.  Kapan SK ini diterbitkannya, tergantung dengan hasil komunikasi Pak Aditya nanti,  tambah Ririk.  Jadi semua kewenangan ada pada Pak Aditya untuk memilih pasangannya siapa,  tuntas Ririk.

 

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Muhammad Helmi
Tabalong Pilkada Pilkada Kalsel Politik