Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemko Banjarmasin Optimis Target 98 Persen UHC dari Pusat Bisa Tercapai

Endang Syarifuddin • Sabtu, 15 Juni 2024 | 11:15 WIB
DIPERIKSA: Layanan JKN KIS BPJS Kesehatan di salah satu pusat kesehatan masyarakat.
DIPERIKSA: Layanan JKN KIS BPJS Kesehatan di salah satu pusat kesehatan masyarakat.

BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berupaya mengejar target universal health coverage (UHC) dari pusat sebesar 98 persen.

Sementara saat ini sudah tercapai sekitar 89,91 persen dari jumlah penduduk Banjarmasin 675.915 jiwa.

“Capaian target UHC Banjarmasin baru 89,91 persen atau 607.685 jiwa,” kata Kabid Pengembangan Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (PDIK) pada Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin, Nurhayani, Jumat (14/6) sore.

Karena jumlah yang harus dikejar tak terlalu banyak, dia optimis Kota Banjarmasin mampu mencapai target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“98 persen dari 675.915 adalah 663.397 jiwa, dikurangi 607.685 jiwa, sisanya 55.712 jiwa. Kami optimis Banjarmasin dapat mencapai target UHC,” katanya.

Penyebab masih belum tercapainya target tersebut ada beberapa faktor, diantaranya rendahnya tingkat kepesertaan BPJS mandiri di masyarakat. “Selain itu juga kemampuan anggaran daerah,” terangnya.

Nurhayani menyebut, di Kalsel yang belum capai target UHC tinggal dua daerah, yakni Banjarmasin dan Kotabaru. "Banjarmasin dapat kuota tambahan dari provinsi sebanyak 26 ribu. Infonya hasil sharing pajak rokok yang didapat daerah digunakan untuk membayar BPJS daerah yang belum UHC,” sebutnya.

Lantas berapa besaran dana yang digelontorkan Pemko Banjarmasin untuk mengcover bantuan itu, ia menyampaikan hal itu bukan kewenangan Dinsos melainkan Dinas Kesehatan (Dinkes). “Kami hanya mendata. Sepengetahuan kami biaya per orangnya Rp35 ribu per bulan,” ujarnya.

Upaya pemerintah agar target UHC tercapai cukup beralasan, mengingat, banyak manfaat yang bisa didapat. Diantaranya masyarakat tak lagi kesulitan mengakses layanan kesehatan. Selanjutnya kecepatan dalam pelayanan kesehatan di semua fasilitas kesehatan (faskes).

Masyarakat dijamin mendapatkan layanan kesehatan pada pelayanan rumah sakit di kelas 3, baik rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta secara gratis. “UHC merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Yani.

 

Editor: Sutrisno

Editor : Muhammad Helmi
#uhc #pemko banjarmasin #BPJS Kesehatan