BANJARMASIN - Duka menyelimuti Balai Kota Banjarmasin. Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Puryani meninggal dunia pada Kamis (13/6) dini hari.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sultan Suriansyah karena kanker kelenjar getah bening.
Ungkapan belasungkawa berdatangan dari para kolega. Salah satunya dari Sekretaris Daerah Banjarmasin, Ikhsan Budiman.
Meski tak lama menjabat kadis, Ikhsan mengaku merasa kehilangan. Ia menyebut almarhum sebagai sosok pekerja yang ulet.
Diceritakannya, kondisi kesehatan almarhum sempat turun naik, tapi itu tidak menghalangi almarhum untuk bekerja.
"Walau sedang sakit dan menjalani kemoterapi, kewajiban almarhum sebagai kepala dinas selalu dituntaskan," ungkapnya, Kamis (13/6).
"Kami sempat menyarankan kepada almarhum agar dibawa happy saja. Jangan terlalu stres menghadapi pekerjaan," tambahnya.
Meski belum setahun menjabat kadis, Puryani berhasil membenahi beberapa masalah. Contoh, keluhan Patung Bekantan di Siring Pierre Tendean yang tidak lagi menyemburkan air.
Lalu, ketika Museum Kayuh Baimbai rampung dibangun tapi tak kunjung dibuka, Puryani mempercepat operasionalnya.
Puryani meninggal dunia pada usia 56 tahun. Bakda zuhur, jenazah disalatkan di Masjid Al Jihad, Banjarmasin Tengah. Dikebumikan di Jalan Pematang, Gambut, Kabupaten Banjar.
Editor: Syarafuddin
Editor : Muhammad Helmi