BANJARMASIN – Tenaga dokter hewan yang dimiliki Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin masih belum memenuhi jumlah ideal.
DKP3 pun berencana mengusulkan lowongan dokter hewan pada perekrutan CPNS dan PPPK mendatang.
Kepala DKP3 Banjarmasin, Yuliansyah Effendi mengatakan saat ini ada tiga dokter hewan. Problemnya, dua di antaranya sudah menempati jabatan struktural.
"Dokter hewan yang fungsional tersisa satu orang. Jadi masih kurang tiga orang, karena idealnya adalah empat dokter hewan," kata Yuliansyah, Kamis (13/6).
Mereka adalah Kepala UPT Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, drh Annang Dwijatmiko dan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Banjarmasin, drh Teuku Inayatsyah.
Solusinya, pihaknya akan mengusulkan penambahan dokter hewan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin.
"Kami membuka diri jika ada dokter hewan dari daerah lain yang mau pindah ke Banjarmasin," ujarnya.
Ditanya bagaimana memantau ribuan hewan kurban yang memasuki Banjarmasin menjelang hari raya Iduladha, Yuliansyah mengatakan, keterbatasan itu masih bisa disiasati.
"Rekan-rekan bidang peternakan juga punya basic peternakan. Jadi tetap bisa memantau hewan-hewan kurban yang akan disembelih," tutupnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Muhammad Helmi