BANJARMASIN - Perangkap gulma di kawasan Sungai Gampa, Banjarmasin Utara bakal ditambah dan diperlebar.
Guna menangani persoalan pampangan yang kerap mengganggu arus lalu lintas perahu dan mencemari Sungai Martapura.
Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathony menjamin perangkap gulma itu masih bisa dilintasi perahu.
"Dalam sebulan ke depan, perencanaan pembenahannya akan selesai," kata Thony, Kamis (13/6).
"Mudah-mudahan bisa direalisasikan di bulan Juli atau Agustus. Jadi pampangan tidak masuk lagi ke dalam kota. Paling tidak, bisa diminimalisir," tambahnya.
Sebelumnya, penanganan tumpukan enceng gondok, batang bambu, ranting pohon, dan sampah itu masih mengandalkan kapal harvester (penangkap sampah) dan pasukan turbo.
"Kami juga ada pemantauan. Ketika pampangan bisa ditangani lebih awal sebelum menumpuk, maka langsung ditangani," tutup Thony.
Editor: Syarafuddin
Editor : Muhammad Helmi