Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pasokan Hewan Kurban Ditambah Untuk Pastikan Ketersediaan Idul Adha

M Oscar Fraby • Jumat, 7 Juni 2024 | 14:51 WIB
SAPI KURBAN: Sejumlah sapi kurban di kandang sapi di kawasan Veteran Banjarmasin.Foto: Muhammad Oscar Fraby
SAPI KURBAN: Sejumlah sapi kurban di kandang sapi di kawasan Veteran Banjarmasin.Foto: Muhammad Oscar Fraby

BANJARMASIN - Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, Dinas Perkebunan dan Perternakan (Disbunnak) Kalsel memastikan stok hewan kurban di Kalsel aman.

Tahun ini, pihaknya menyediakan hewan kurban untuk keperluan ibadah kurban lebih dari tahun lalu. Yakni sebanyak 26.569 ekor. “Kami jamin stoknya aman dan tersedia,” kata Kepala Disbunnak Kalsel Suparmi.

Menurutnya, permintaan hewan kurban tiap tahun selalu meningkat. Suparmi menyebut, pada tahun 2022 lalu, jumlahnya sebanyak 10.553 ekor. Dan meningkat 40 persen di tahun 2023 atau sejumlah 14.527 ekor.

Sementara, tahun ini diperkirakan hewan kurban, baik itu sapi, kerbau dan kambing berjumlah 21.791 hewan kurban. “Kami sediakan lebih dari jumlah yang diperkirakan,” janjinya.

Dikatakannya, meski terjadi peningkatan, namun pemenuhannya bisa dipenuhi. Hal ini berkat program Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Inti Plasma (SISKA KU INTIP) yang mendapat dukungan penuh Kementerian Pertanian.

“Kami pastikan Kalsel tak akan kekurangan hewan kurban tahun 2024 ini, kita banyak stok,” sebutnya.

Melengkapi dari peternak lokal hewan kurban. Kalsel masih dipasok dari beberapa provinsi. Yakni dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Sisi lain, demi menjamin kesehatan hewan kurban, pihaknya menjanjikan pengawasan ketat terhadap hewan kurban akan dilakukan. “Guna menjamin rasa aman, semua hewan kurban akan dilakukan pengawasan ketat,” tekannya.

Memastikan itu, Disbunnak Kalsel sebutnya melakukan screening atau pemeriksaan semua hewan kurban yang dilakukan bersama tim karantina hewan. Pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran soal pengawasan ke Kabupaten/Kota. “Setiap hewan yang masuk ke Kalsel harus melalui karantina,” tekannya.

Dia menambahkan, Pemprov Kalsel sudah mampu mengendalikan wabah penyakit yang biasa menjangkiti hewan kurban seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD).

“Insyaallah hewan kurban tahun ini sudah terkendali dan aman. Karena semua hewan ternak yang masuk ke Kalsel harus melewati karantina dulu,” jelasnya.
Editor: Arif Subekti

Editor : Arif Subekti
#Ternak #Sapi #Kalsel #kurban