Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ikuti Pameran di Tokyo, Pemkab Tanah Bumbu Tawarkan Bendungan Kusan ke Investor Jepang

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Kamis, 6 Juni 2024 | 20:32 WIB
NEGOSIASI:Kepala DPMPTSP Kabupaten Tanbu, Adrianto Wicaksono (dasi merah) saat presentasi di depan para calon investor Jepang, di Tokyo, Rabu (5/6/2024).(Foto:Adrianto untuk Radar Banjarmasin)
NEGOSIASI:Kepala DPMPTSP Kabupaten Tanbu, Adrianto Wicaksono (dasi merah) saat presentasi di depan para calon investor Jepang, di Tokyo, Rabu (5/6/2024).(Foto:Adrianto untuk Radar Banjarmasin)

BATULICIN - Pemkab Tanah Bumbu (Tanbu), diwakili oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Adrianto Wicaksono hadir di Indonesia Investment Forum di Tokyo, Jepang, Rabu (5/6/2024).

Mereka menawarkan pembangkit listrik tenaga air atau hidroelektrisitas dari Bendungan Kusan kepada investor Jepang.

Indonesia Investment Forum diselenggarakan oleh Kedutaan Besar RI Tokyo bersama Bank Indonesia dan Kementerian Investasi/BKPM, Rabu (5/6/2024).

Kepala DPMPTSP Tanbu, Adrianto Wicaksono mengatakan Bendungan Kusan di Tanbu terpilih menjadi salah satu proyek yang dipresentasikan.

“Terdapat tiga investor dari Jepang yang tertarik untuk mendanai hydroelektic power plant,” ujar Adrianto, Kamis (6/6/2024).

Ia mengatakan investor Jepang meminta kemudahan fixed rate untuk nilai tukar Yen ke Rupiah kepada Bank Indonesia (BI), mengingat investasi ini berlangsung bertahun-tahun.

Sebelumnya, kata Adrianto, Bendungan Kusan telah ditawarkan di Belanda pada forum serupa dan menarik minat dua investor.

Sebagai informasi, Bendungan Kusan akan dibangun di lahan seluas 2.017 hektare dengan dana sekitar Rp3 triliun.

Proyek ini diusulkan pemkab sebagai proyek nasional. Namun, pemkab masih menunggu izin dari KLHK untuk kawasan pinjam pakai, karena sebagian kawasan masuk dalam hutan lindung.

Selain menjadi sumber listrik, bendungan ini akan membantu pengendalian banjir dan irigasi pertanian.

Pembangunan bendungan ini juga diharapkan dapat meningkatkan PAD Tanbu dari sektor wisata, pertanian, PLTA, dan PDAM.

Bendungan ini diklaim dapat menampung jutaan kubik air dan mengairi lebih dari 18.000 hektare lahan.

Berdasarkan salah satu survei, bendungan ini diklaim mampu menghasilkan listrik hingga 105 megawatt.

Pemkab optimis selain untuk pasokan listrik Kalsel, Bendungan Kusan juga mampu menyuplai listrik ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Editor : Fauzan Ridhani
#Indonesia Investment Forum #Bendungan Kusan #dpmptsp #Kabupaten Tanah Bumbu #tokyo