Namun ada satu diantara 314 orang jemaah yang terpaksa diberangkatkan tidak bersama jemaah lain karena sakit.
"Berangkat pakai ambulans," kata Kepala Seksi Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Tabalong, Nabhan.
Dia adalah Hamdi Sabran Said. Kondisinya sedang menjalani rawat jalan penyakit TB Paru.
"Menurut hasil pemeriksaan kesehatan, pengobatannya belum selesai. Jadi berangkatnya dipisahkan," katanya.
Tindakan itu dilakukan agar tidak terjadi penularan ke jemaah calon haji lainnya.
Agar perjalanan ibadah haji berjalan lancar, jemaah calon haji tersebut akan didiagnosa kembali di asrama haji.
Selain juga dilakukan pendampingan oleh tim kesehatan haji.
Editor : M. Ramli Arisno