Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kebutuhan Hewan Kurban di Kalsel Meningkat Signifikan Sampai Segini, Pemprov Pastikan Keamanannya

Sutrisno • Selasa, 28 Mei 2024 | 10:11 WIB

Kepala Disbunnak Kalsel Suparmi
Kepala Disbunnak Kalsel Suparmi
BANJARBARU – Kebutuhan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah tahun ini diprediksi meningkat.

Meski begitu, Pemprov Kalsel memastikan ketersediaan hewan kurban bakal aman.

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel mencatat, permintaan hewan kurban pada 2022 sebanyak 10.553 ekor, meningkat 40 persen dari tahun 2023 atau sejumlah 14.527 ekor.

Pada 2024, Disbunnak mengestimasi keperluan hewan sembelihan baik sapi, kerbau dan kambing bertambah signifikan jadi 21.791 ekor.

“Naik signifikan hampir seratus persen dari 2023, ini indikator ekonomi Kalsel membaik, serta efek program Siska Ku Intip,” ujar Kepala Disbunnak Kalsel Suparmi, Senin (27/5/2024) siang.

Dari data tersebut Suparmi memastikan, pemprov menjamin stok atau ketersediaan hewan kurban untuk keperluan Iduladha lebih dari cukup, jumlahnya sebanyak 26.659 ekor.

“Jadi kita tidak ada namanya Kalsel kekurangan hewan kurban tahun 2024 ini, kita banyak stok,” ungkapnya.

Banyaknya kebutuhan hewan kurban, Disbunnak memastikan keamanan hewan yang harus melewati screaning atau pemeriksaan kesehatan dari tim karantina hewan terus diperketat.

“Kami sudah memberikan surat edaran soal pengawasan ke kabupaten dan kota, kemudian setiap hewan yang masuk ke Kalimantan Selatan itu kan harus melalui karantina, jadi menjadi kewenangan dari badan karantina,” pungkasnya.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (Nakeswan) Kalsel Edi Santosa mengatakan, pihaknya sudah bisa mengendalikan wabah penyakit yang biasa menjangkiti hewan kurban seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD).

Edi meminta masyarakat tidak khawatir dalam membeli hewan kurban saat Iduladha nanti.

“Sehingga untuk hewan kurban tahun ini sudah terkendali dan aman. Karena semua hewan (ternak) yang masuk ke Kalsel itu harus melewati karantina. Jadi mereka (hewan ternak) sudah divaksin. Jadi insyaallah aman,” jelasnya.

Adapun daerah pemasok hewan kurban di Kalimantan Selatan yaitu dari provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Editor : Sutrisno
#banjarbaru #Kalsel #kurban #Pemprov Kalsel #iduladha