Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pengawasan Diperketat, Hewan Kurban di Banjarbaru Divaksin

M Fadlan Zakiri • Jumat, 24 Mei 2024 | 09:31 WIB

 

SAMPEL: Pengambilan sampel sekaligus pemberian vaksin PMK terhadap hewan kurban di Banjarbaru oleh petugas Balai Veteriner dan DKP3 Banjarbaru pada Kamis (16/5) tadi.
SAMPEL: Pengambilan sampel sekaligus pemberian vaksin PMK terhadap hewan kurban di Banjarbaru oleh petugas Balai Veteriner dan DKP3 Banjarbaru pada Kamis (16/5) tadi.

BANJARBARU - Pengawasan hewan ternak mulai masif dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Banjarbaru.

Ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan, khususnya daging kurban yang akan didistribusikan ke wilayah Banjarbaru pada Iduladha nanti.

Kabid Peternakan pada DKP3 Banjarbaru, drh Yohana Kriswinantu mengatakan, ada beberapa langkah yang sudah disiapkan pihakhya untuk menghadapi hari raya kurban.

Diantaranya melaksanakan pendataan hingga pemeriksaan kesehatan hewan kurban, baik itu sapi maupun kambing.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, total hewan kurban mencapai 4.158 ekor. Rinciannya, sapi sebanyak 2.346 ekor dan kambing 1.812 ekor.

Kisaran harga sapi dari Rp14 juta sampai Rp23 juta. Sedangkan sapi limousin jantan Rp30 juta hingga Rp80 juta, dan kambing Rp3 juta sampai Rp5 juta per ekor.

“Berdasarkan data tahun kemarin pemotongan ada 1.200 ekor untuk sapi, dan kambing sekitar 700 ekor, jadi untuk ketersediaan tahun ini mencukupi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (23/5).

Selain terkait jumlah dan sebaran hewan kurban di wilayah Kota Banjarbaru. Pihaknya juga melakukan pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban secara langsung dengan mendatangi tempat-tempat penjualan sapi atupun kambing.

Karena menurutnya, Banjarbaru adalah tempat penampungan sapi terbesar di Kalsel. “Seperti daerah Martapura dan sekitarnya, mengambil hewan kurban dari Banjarbaru. Jadi kami cek kesehatannya di penampungan, apabila sehat maka siap untuk dipasarkan,” ujarnya.

Sebab, kata Yohana bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi, kambing, dan hewan ternak lainnya masih jadi ancaman pada hari raya kurban tahun ini.

Apalagi kata Yohana beberapa waktu lalu ada 8 ekor sapi bibit dari luar Kalimantan terdeteksi terinfeksi brucellosis. “Kami harap warga untuk tetap berhati-hati dan harus selektif dalam memilih hewan kurban,” tegasnya. 

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#hewan #Ternak #banjarbaru #Sapi #kurban