Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dari Tradisi ke Modern, Tenun Sarigading Kembali Bangkit

M. Syarifuddin • Kamis, 2 Mei 2024 | 10:08 WIB

 

PELESTARI: Husain warga Desa Simpang Empat Kecamatan Amuntai Tengah memperlihatkan hasil tenun Sarigading modern ke Sekda HSU Adi Lesmana.
PELESTARI: Husain warga Desa Simpang Empat Kecamatan Amuntai Tengah memperlihatkan hasil tenun Sarigading modern ke Sekda HSU Adi Lesmana.

AMUNTAI - Kain tenun Sarigading, yang konon digunakan oleh petinggi Kerajaan Negara Dipa di Kalimantan Selatan, kini mengalami kebangkitan di tangan Husain, seorang pemuda dari Desa Simpang Empat Rukam, Kecamatan Amuntai Selatan. Husain telah memodernisasi kain Sarigading dengan motif-motif kontemporer seperti hewan, buah, dan bunga, menjadikannya lebih relevan untuk semua usia dan gender.

Dengan meningkatnya permintaan, Husain beralih dari alat tenun sederhana ke Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang lebih besar, memungkinkan produksi yang lebih efisien. “Tenun adalah seni yang menggabungkan benang secara memanjang dan melintang,” kata Husain, yang kini menggunakan serat kayu kapas atau sutra untuk menciptakan karya-karyanya.

Kain Sarigading, yang dulunya berwarna dominan kuning dan digunakan dalam pengobatan tradisional, kini telah bertransformasi menjadi fashion sehari-hari. Husain berharap, melalui Sarigading Modern, pengetahuan tentang sejarah kain ini akan meningkat di kalangan masyarakat.

Sekretaris Daerah HSU, Adi Lesmana, mengapresiasi upaya Husain dalam melestarikan warisan tenun leluhur. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara mendukung penuh dengan mengikutsertakan tenun Sarigading dalam pameran nasional. Kain tenun Sarigading akan ditampilkan di perayaan Hari Jadi ke-72 Kabupaten pada hari ini, Kamis (2/5). (mar/al/ram)

 

Editor : Arief
#kain #Budaya #Hulu Sungai Utara