Kepala Badan Kesbangpol HSU Amberani, berharap perwakilan suku dan etnis yang tergabung dalam FPK HSU, kembali hadir dengan mengenakan pakaian adat daerahnya masing-masing.
Diungkapkan Amberani, pada momen hari jadi tahun sebelumnya para anggota suku yang tergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten HSU, hadir mengenakan pakaian adat mereka.
Dan saat itu menjadi perhatian bagi undangan. Bahkan banyak yang berfoto bersama dengan anggota FPK HSU.
“Ada 17 suku dan etnis yang ada di daerah ini. Mereka mayoritas bekerja sebagai dokter, lurah sampai dengan profesional dan pensiunan PNS dan Polri,” ungkapnya.
Yang terbanyak setelah suku Banjar yakni Jawa, Melayu, Minang, Madura, Batak, Bugis, Minahasa, dan Palembang. "Sedangkan untuk Etnis ada Cina," beber Amberani.
Diungkapkannya, Kabupaten HSU termasuk daerah yang sangat ramah menerima pendatang yang bekerja di daerah ini.
Tak heran persatuan suku di Indonesia dapat dibina dalam sebuah wadah bernama Forum Pembauran Kebangsaan di Kota Amuntai.
Editor : Sutrisno