Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bangun IGD Terpadu, Ini Tujuan RSHD Barabai Minta Pendampingan Hukum

Fauzan Ridhani • Senin, 29 April 2024 | 19:30 WIB
BERMITRA:RSHD Barabai minta pendampingan hukum Kejari HST selama pembangunan IGD Terpadu.(Foto:Humas RSHD untuk Radar Banjarmasin)
BERMITRA:RSHD Barabai minta pendampingan hukum Kejari HST selama pembangunan IGD Terpadu.(Foto:Humas RSHD untuk Radar Banjarmasin)

BARABAI - Proses pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Terpadu Rumah Sakit Umum H Damanhuri (RSHD) Barabai memasuki tahap dua.

Pada pembangunan tahap kedua ini, pihak RSHD menggandeng pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Tengah (HST) agar selama proses berjalan sesuai aturan.

Ekspose pun sudah dilangsungkan untuk pendampingan hukum (legal assistance) terhadap kegiatan pelaksanaan proyek strategis dan prioritas itu.

“Ekspose pembangunan sebelumnya maupun yang tahap dua itu sudah dilakukan di Kejaksaan belum lama ini,” kata Direktur RSHD Barabai, dr Nanda Sujud Andi Yudha Utama, Senin (29/4/2024).

Saat ekspos di kejaksaan Nanda memaparkan tentang tahapan-tahapan pembangunan IGD Terpadu yang sudah berjalan, termasuk pembangunan tahap kedua ke depannya.

Karena proses pembangunan IGD Terpadu tahap satu sudah terlaksana, kata Nanda, kedatangannya ke Kejaksaan memohon kembali pendampingan untuk proses tahap dua.

Hal itu dilakukan agar tahap kedua itu bisa terlaksana sesuai aturan yang berlaku

“Mengingat pembangunan itu merupakan program proritas RSHD, jadi kami memohon pendampingan. Hal ini juga berdampak untuk pelayanan di RSHD Barabai,” tegasnya.

Kedatangan pihak RSHD mengekspose sekaligus memohon pendampingan itu disambut Kajari HST, Yusup Darmaputra serta pejabat struktural lainnya.

Sebelumnya, IGD Terpadu mulai dibangun 2023 memilik 4 lantai, termasuk peralatan medis lengkap.

Di lantai pertama ada ruang IGD, lantai kedua instalasi laboratorium mulai dari patologi klinik, anatomi sampai mikro biologi.

Di lantai tiga ruang intensive care disertai cath lab, dan lantai empat ruang operasi.

Pembangunan ini menggunakan dana BLUD rumah sakit sebesar Rp10 hingga Rp15 miliar di tahun 2023.

Dan untuk tahun 2024 menggunakan APBD HST sebesar Rp50 miliar ditambah bantuan dari APBN sebesar Rp50 miliar.

Editor : Fauzan Ridhani
#kejaksaan negeri #Kabupaten Hulu Sungai Tengah #RSHD Damanhuri Barabai