BANJARMASIN - Posko Terpadu Pengamanan dan Pelayanan Angkutan Lebaran di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin resmi ditutup, Jumat (26/4).
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin selaku penyelenggara Posko Terpadu tersebut memaparkan hasil laporan selama menjalankan operasi.
Penutupan ditandai dengan apel bersama dengan TNI-Polri dan stakeholder di Dermaga Penumpang Pelabuhan Trisakti. Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Agustinus Maun mengungkapkan operasi berjalan dengan aman dan lancar, kendati terjadinya peningkatan kepadatan dari tahun sebelumnya.
"Jumlah penumpang yang melakukan mudik dan balik di tahun ini di Pelabuhan Trisakti sebanyak 45.918 orang, terjadi kenaikan sebesar 21,7 persen dibanding tahun sebelumnya," beber Agustinus Maun.
Masa mudik terjadi pada 28 Maret 2024, atau H-13 dengan 1.974 penumpang. Selanjutnya pada arus balik juga mengalami kenaikan sebanyak 1.810 penumpang yang terjadi pada H+12 Lebaran atau pada 23 April tadi.
"Begitu pula jumlah kedatangan dan arus keberangkatan kendaraan mengalami kenaikan 7,7 persen," ungkapnya.
Disebut Agustinus, selama operasi ini yang melaksanakan operasional angkutan lebaran sebanyak 49 call, yang berasal dari 31 perusahan pelayaran yang beroperasi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
"Kegiatan penyelenggaraan Posko Angkutan Laut dan Lebaran tahun ini di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin berlangsung aman dan lancar. Ini berkat kerja sama dan partisipasi, serta layanan-layanan yang kita tingkatkan, bersama dengan semua stakeholder. Baik dari BUMN dan Kementerian, Lembaga TNI-Polri, operator dan asosiasi," tegasnya.
"KSOP Kelas 1 Banjarmasin selaku penyelenggaran kegiatan, menyampaikan terima kasih dan penghargaan setingginya kepada semua pihak yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini," tandasnya.
Editor : Fauzan Ridhani