Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Satu Jemaah Kabupaten Banjar Terkena Penyakit Menular, Gagalkan Berhaji

Sheilla Farazela • Selasa, 23 April 2024 | 10:12 WIB
TES KESEHATAN: Dinkes Banjar melakukan pemeriksaan kesehatan pada 455 CJH Kabupaten Banjar yang akan berangkat.
TES KESEHATAN: Dinkes Banjar melakukan pemeriksaan kesehatan pada 455 CJH Kabupaten Banjar yang akan berangkat.

MARTAPURA – Ada 455 Calon Jemaah Haji (CJH) dari Kabupaten Banjar yang semestinya berangkat ke Tanah Suci, tahun ini. Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menemukan ada satu CJH laki-laki asal Martapura Timur berumur 70 tahun yang gagal berangkat, karena memiliki riwayat penyakit menular.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Deni Apriani di ruang kerjanya, Senin (22/4).

Deni mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan kesehatan. Namun, ada lansia mengidap penyakit menular aktif. "Ada satu yang tidak bisa berangkat karena diabetes mellitus, hipertensi, katarak dan tuberkulosis," bebernya.

Berhubung ada penyakit menular aktif ini, pihaknya tidak bisa memberikan rekomendasi istitaah kepada CJH tersebut. "Jadi, ia tidak bisa melakukan pelunasan haji, serta tidak bisa melakukan keberangkatan," bebernya.

Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinkes Banjar, Marzuki mengatakan pada tahun 2024 ini, pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan pelayanan dari tahun sebelumnya, dengan memberikan peningkatan kompetensi para petugas medis, serta peralatan. Mereka juga melakukan pelayanan pembinaan kesehatan lebih awal ketimbang tahun lalu.

“Jadi lebih panjang kami bisa memberikan pelayanan kepada CJH Kabupaten Banjar. Setelah kami mendapatkan data CJH kemarin, langsung kami lakukan pertemuan," ucapnya.

Marzuki juga mengatakan saat ini pihaknya telah memasuki tahapan vaksin Meningitis dan Influenza. Bahkan, vaksin telah diberikan kepada 90 persen CJH yang akan berangkat. "Dari 455 orang CJH, sekitar 48 orang yang belum,” sebutnya.

Itu karena indikasi medis yang belum siap. Ada pula beberapa karena sedang berada di luar kota. “Jadi Minggu ini, kami akan lakukan lagi pemeriksaan. Jika peserta sudah siap, akan kami berikan vaksinnya," terangnya.

Marzuki menyebut juga akan ada pengecekan kebugaran jemaah. Supaya siap menghadapi perubahan iklim di sana. "Tes kebugaran ini tidak berpengaruh pada keberangkatan," terangnya.

Ketua Kloter haji Kabupaten Banjar, Ahmad Nisfuani mengatakan jemaah haji Kabupaten Banjar tahun ini terdiri dari 2 gelombang, dan terpecah menjadi 4 kloter. “Pertama, Kloter 315. Sisanya akan tergabung dengan kloter kabupaten lain,” sebutnya.

Kloter 315 akan masuk asrama haji pada 11 Mei 2024. “Besoknya diberangkatkan,” sebutnya dalam audiensi sekaligus silaturahmi petugas haji Kabupaten Banjar bersama Bupati Banjar H Saidi Mansyur. 

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#penyakit #haji #jemaah #Banjar #kesehatan