Dari 54 unit minibus berkapasitas 16 penumpang dan sebuah bus medium yang disediakan Pemprov Kalsel langsung terisi dalam satu hari saja.
Seluruh armada tersebut berangkat dari Banjarmasin (Terminal Km 6) dan Banjarbaru (halaman Dinas Koperasi dan UKM Kalsel), dengan tujuan Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
“Baru sehari, pendaftaran Google Form yang kami buka sejak 2 April 2024 kemarin, langsung terpenuhi. Jadi saat ini sudah kami tutup," ungkap Kepala Dishub Kalsel, Fitri Hernadi, Rabu (3/4) siang.
Dilihat dari segi tujuan, peserta mudik gratis ini didominasi penumpang dengan tujuan Kabupaten Kotabaru. "Sekitar 70 persen penumpang yang terdaftar tujuannya ke Kotabaru,” ungkap Fitri.
Sedangkan 30 persen sisanya, lanjut Fitri, terbagi ke arah Banua Anam, Tanah Laut dan Tanah Bumbu.
Ia mengakui bahwa antusiasme pendaftar mudik gratis sangat luar biasa. Sejak pendaftaran dibuka, dalam waktu 8 jam saja, sudah 600 orang yang mendaftar.
Pihaknya terpaksa menutup pendaftaran mudik gratis untuk verifikasi data. ”Pendaftaran akan dibuka kembali setelah verifikasi data selesai,” ujarnya.
Jika bercermin dari tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa pemudik yang batal berangkat saat hari H keberangkatan.
Tahun ini, jadwal keberangkatan mudik gratis Pemprov Kalsel akan dilakukan pada 6 dan 7 April 2024. Sedangkan kepulangan dijadwalkan 7 dan 8 April 2024.
“Jika ada yang membatalkan, maka akan kami masukan pendaftar cadangan agar kuota terpenuhi. Jadi nanti akan kami konfirmasi lagi sebelum keberangkatan,” papar Fitri.
"Semoga bisa membantu masyarakat dalam memudahkan pulang ke kampung halaman saat lebaran," harapnya.
Layanan mudik gratis dengan menggunakan minibus dan bus ini diharapkan mengurangi penggunaan motor dalam perjalanan mudik Lebaran.
Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan program mudik gratis ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah dalam melayani masyarakat.
Program ini harus dipersiapkan secara matang dengan meningkatkan koordinasi dan komunikasi aktif di berbagai lini.
”Semua pihak yang terlibat dalam program ini harus betul-betul memahami tugas dan perannya masing-masing. Jangan sampai masyarakat kecewa dengan pelayanan ketika pendaftaran ataupun pada saat keberangkatan nanti,” ingatnya.
Dalam program mudik gratis ini, menurut Roy, banyak sumber daya dilibatkan. Mulai dari petugas pendaftaran, para sopir, hingga ketersediaan armada yang akan melayani masyarakat ke berbagai wilayah di Kalsel. ”Warga yang mengikuti mudik gratis harus dipastikan sampai tujuan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujarnya.
Tahun ini, tak hanya Pemprov Kalsel yang mengadakan mudik gratis. Layanan serupa juga diadakan Kepolisian Daerah Kalsel melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel. Angkutan mudik gratis Polda Kalsel akan diberangkatkan dari Banjarmasin pada 5 April. Tujuannya, daerah utara Kalsel sampai ke Tanjung dan daerah selatan Kalsel sampai ke Batulicin.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief