Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Melihat Penilaian Festival Salikur di Banjarbaru, Ada Lampion Rumah Banjar hingga Masjid Dua Tingkat

Sheilla Farazela • Rabu, 3 April 2024 | 12:54 WIB
INDAH: Lampion Masjid dua tingkat karya warga RT 48 Kelurahan Sungai Besar menyala indah.
INDAH: Lampion Masjid dua tingkat karya warga RT 48 Kelurahan Sungai Besar menyala indah.

 

Penilaian Festival Salikur di Banjarbaru dimulai. Dewan juri disambut lantunan syair dan gemerlapnya pelbagai bentuk lampion.

*****
Jam menunjukkan pukul 21.00 Wita, dewan juri penilaian Festival Salikur menyambangi beberapa wilayah di Banjarbaru, Senin (1/4) tadi.

Penilaian Festival Salikur ini berlangsung tiga hari hingga Rabu (3/4). Di malam pertama, dewan juri yang dipimpin Kepala Disporabudpar Banjarbaru Ahmad Yani Makie, menyambangi enam wilayah.

Yakni di Jalan Penggalang RT 03, Kelurahan Mentaos, dan Gang Kastela 6 RT 30 Kelurahan Sungai Ulin. Kemudian Jalan Dukuh Jaya RT 10 Kelurahan Sungai Ulin, RT 48 RW 03 Kelurahan Sungai Besar, RT 45 RW 08 Kelurahan Sungai Besar, dan terakhir di Jl RO Ulin Gang Baru Kampung Pejabat Kelurahan Loktabat Selatan.

Di Mentaos, dewan juri disambut hangat oleh remaja Langgar Al Kautsar dengan lantunan syair dan gemerlapnya lampion Rumah Banjar serta panganan ringan untuk disantap.

Sedangkan di Gang Kastela 6 RT 30 Kelurahan Sungai Ulin, dewan juri disambut langsung dengan sebuah tarian dan lampion langgar Miftahul Falah serta stand makanan.

Kemudian di RT 48 Kelurahan Sungai Besar, dewan juri disambut langsung dengan tanglong begarak sahur dan lampion masjid dua tingkat.

"Mulai awal bulan puasa, setiap malam habis tarawih kami gotong royong mengolahnya. Kita memilih masjid dua tingkat karena berhubungan dengan Ramadan, itu semua murni kreativitas. Bahannya pun dari barang bekas," sebut warga RT 48, Nanang.

Salah satu dewan juri, Muslim Anang Abdullah mengatakan, penilaian Festival Salikur tahun ini tak lagi hanya menilai kreativitas seperti gapura, tanglong, atau sejenisnya.

"Satu indikator penilaian turut ditambahkan, yakni seni budaya. Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kreativitas warga yang berpartisipasi mulai meningkat," ujar Anang Painting, sapaan akrabnya.

“Dari enam titik di malam pertama ini, peserta cukup bagus, antusias masyarakat, kreativitasnya lumayan bagus,” imbuhnya.

Sementara Ketua Pelaksana, Tri Hayat Ariwibowo menyampaikan, tahun ini ada penambahan kategori penilaian dalam Festival Salikur Banjarbaru 2024, yakni tampilan seni budaya dan lomba fotografi.

"Seperti kita lihat tadi mereka menampilkan Tari Japin yang bernuansa religius. Kekompakan warga juga menjadi salah satu poin tambah dalam penilaian tim juri," beber Hayat.

Hayat melanjutkan, makna dari diselenggarakannya Festival Salikur ini adalah untuk menampilkan khasanah budaya Islam dan menyemarakkan bulan Ramadan di kota berjuluk Idaman ini. "Syiar Islam itu jangan sampai pudar, apalagi momennya bulan Ramadan. Penilaian kita serahkan kepada ahlinya," ujarnya.

Hayat mengakui pada 6 titik penilaian tersebut, masing-masing punya ciri khasnya, ada lampion, tanglong, dan budaya. "Tiap titik bervariasi. Meski begitu ini menandakan sebuah kualitas di tiap titik berbeda. Antusiasme peserta semakin luar biasa dan kualitas peserta tambah meningkat," imbuhnya.

Adapun di antara rombongan tim juri, terlihat Kepala Disporabudpar Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie. Ia nampak begitu bersemangat mengabadikan momen dan keindahan lampion buatan warga. "Kebetulan saya hobi fotografi juga. Momen bagus seperti ini harus diabadikan," ucap Yani Makkie di sela penilaian.

Di Gang Kastela, Yani Makkie menilai tampilan budaya dan aneka hidangan yang disajikan warga setempat merupakan bentuk kegembiraan masyarakat dalam menyambut Festival Salikur 2024 ini. "Kegotongroyongannya juga sangat terlihat tadi, bagaimana warga menata tampilan lampion, penyajian kulinernya. Ini bagian dari kekompakan mereka," ucapnya.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#Wisata #banjarbaru #Salikur #lampion