BANJARMASIN - Haul Ke-4 KH Ahmad Zuhdiannoor atau yang karib disebut Guru Zuhdi dipadati jemaah, Kamis (7/3/2024) malam.
Jemaah tidak hanya memadati kawasan Kubah Makam dan area Masjid Jami, Sungai Jingah.
Mereka juga memadati ruas gang-gang kecil, kolong Jembatan Sulawesi, hingga di atas atap mobil pun ada.
Salah seorang relawan yang tergabung di pos Zona 1, Rudi Setiawan mengatakan sekitar pukul 14.00 Wita, jemaah yang datang sudah tak terbendung.
"Pada pukul 17.00 Wita, akses di sini (Jembatan Sulawesi), ditutup total. Tak lagi bisa dilintasi, karena sudah diisi jemaah," ucap relawan Pancar Rescue itu.
Rudi bersama 70 relawan lainnya diketahui sudah berjaga pukul 12.00 Wita.
Menyiagakan satu unit ambulans dan satu unit mobil tangki.
Selain itu, ratusan relawan juga tampak membantu para jemaah.
Ada yang membagikan makanan ringan dan air mineral, serta transportasi gratis untuk jemaah haul.
Pantauan Radar Banjarmasin pada pukul 20.43 Wita, akses di Jembatan Sulawesi dan sekitarnya masih belum bisa dilintasi.
Salah seorang jemaah asal Banjarmasin Selatan, Said Ali mengatakan haul tahun ini tampak berbeda.
Jumlah jemaah yang hadir diyakininya lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.
"Suasananya mengingatkan saya dengan pelaksanaan Haul Guru Sekumpul," ujarnya, kagum.
Diketahui, gelaran Haul Ke-4 Guru Zuhdi, berpusat di makam Guru Zuhdi.
Tepatnya, di Jalan di Belakang Masjid Jami, RT 12 Kelurahan Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara.
Editor : Fauzan Ridhani